demokrasi menurut 'kemauan' & 'definisi' negara2 asing tsb.
ga ada mkn siang gratis bang :p
hare genee gt lho




________________________________
From: Sunny <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, November 5, 2008 1:24:21 AM
Subject: Re: [SPAM] Re: [ppiindia] Asing Komitmen Danai Pemilu 2009 37,5 Juta 
Dolar AS


Umumnya pemerintah asing memberikan bantuan keuangan untuk Pemilu di 
negeri-negeri  seperti Indonesia yang dikatakan menjalankan demokrasi.

----- Original Message ----- 
From: A. Marconi 
To: [EMAIL PROTECTED] s.com 
Sent: Monday, November 03, 2008 7:09 PM
Subject: [SPAM] Re: [ppiindia] Asing Komitmen Danai Pemilu 2009 37,5 Juta Dolar 
AS

Jika benar berita mail ini, maka artinya Pemilu Indonesia 2009 adalah dari dan 
untuk kepentingan asing. Demikiannlah hebatnya reformasi demokratis yang 
dilaksanakan oleh TNI-AD setelah Soeharto. Makin jelas bukan?

----- Original Message ----- 
From: IrwanK 
To: [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] .com 
Sent: Monday, November 03, 2008 6:04 AM
Subject: [ppiindia] Asing Komitmen Danai Pemilu 2009 37,5 Juta Dolar AS

Pertanyaan selanjutnya, capres mana yang mendapat dukungan (terbesar)
sebagai
'kompensasi' dana bantuan tersebut? Mana ada makan gratisan? :-(

CMIIW..

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank. blogspot. com

Pada 3 November 2008 10:43, korandigital <korandigital@ gmail.com> menulis:

> 03/11/2008 09:17 wib - Nasional Aktual
> Asing Komitmen Danai Pemilu 2009 37,5 Juta Dolar AS
>
> Jakarta, CyberNews. Komitmen pendanaan asing untuk program-program
> pendukung pelaksanaan pemilu 2009 telah mencapai sekitar 37,5 juta dolar AS
> meski sebagian besar masih belum dicairkan mengingat belum adanya kebutuhan
> yang mendesak.
>
> "Dulu kita hanya menargetkan 30 juta dolar AS. Meski kecil kalau
> dibandingkan dengan alokasi APBN yang lebih dari Rp3 triliun. Kecil dari
> kuantitas, tapi dari kualitas itu wujud perhatian mereka dan meningkatkan
> pengakuan internasional, " kata Deputi Kemeneg PPN/Bappenas bidang Politik,
> Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Bambang Sutedjo di Jakarta, Senin (3/11).
>
> "Penggunaannya akan disesuaikan dengan keperluan KPU dan Bawaslu. Jadi yang
> sangat diperlukan, tapi tidak terdukung dari APBN kita berikan," katanya.
>
> Penyumbang terbesar dana pendukung pemilu adalah pemerintah Australia
> melalui AUSAID, sebesar 27,395 juta dolar Australia untuk dukungan selama
> lima tahun hingga 2013 mengingat pelaksanaan pemilu-pemilu di tingkat daerah
> masih akan terus berjalan. Sumbangan sebesar itu diberikan melalui dua
> jalur, yaitu melalui pembiayaan langsung dan melalui Lembaga PBB untuk
> program pembangunan (UNDP) dengan Multi Donor Programme (MDP).
>
> Jumlah total komitmen yang telah diterima Bappenas melalui MDP UNDP sendiri
> telah mencapai 11,55 juta dolar AS dari target 15 juta dolar AS, di
> antaranya berasal dari pemerintah Kanada melalui CIDA (The Canadian
> International Development Agency) sebesar 2,2 juta dolar AS, pemerintah
> Belanda sebesar 2 juta dolar AS, dan pemerintah Inggris melalui DFID
> (Department for International Development) sebesar 1,8 juta dolar AS.
>
> Sedangkan pemerintah AS melalui USAID memberikan sekitar 7 juta dolar AS
> untuk membiayai beberapa kegiatan, di antaranya peningkatan kesadaran
> publik, transparansi dan partisipasi pemilu, meningkatkan kapasitas
> perempuan untuk menjadi pemimpin yang efektif, serta penguatan monitoring
> pemilu yang independen melalui pelibatan masyarakat madani.
>
> "Beberapa donor yang siap memberikan komitmennya yaitu Spanyol dan Swedia,"
> katanya. Sedangkan kegiatan yang akan dibiayai pendanaan asing itu, antara
> lain penguatan kapasitas untuk partisipasi publik seperti voter educationdan 
> voter
> information, dan penguatan kapasitas administrasi pemilu.
>
> (*Ant /CN05*)
>
>
>
>
> http://suaramerdeka .com/beta1/ index.php? fuseaction= news.detailNews& 
> id_news=16710
>

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke