http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/06/16054459/itik.asli.bengkulu.akan.dipatenkan
.

*Itik Asli Bengkulu Akan Dipatenkan*

BENGKULU, KAMIS - Itik varietas Talang Benih Bengkulu yang didasarkan hasil
uji genetika tidak ada di tempat lain akan dipatenkan ke komisi plasma
nuftah setelah berhasil ditangkarkan dan dimurnikan. Hal tersebut
disampaikan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bengkulu Irianto Abdullah di
Bengkulu, Kamis (6/11).

Ia mengatakan, penelitian itik baik secara genetik maupun morfologis telah
dilakukan sejak 2003 lalu dan Pemprov Bengkulu sudah mengeluarkan surat
keputusan mengenai varietas itik tersebut. Talang Benih sebagai plasma
nutfah akan dikembangkan sebagai hewan khas daerah.

Itik plasma nuftah nantinya memiliki kekhasan seperti bulu merah tua,
bertotol coklat, dan putih, dengan tubuh ramping, leher pendek, mata jernih
dengan letak agak kebagian atas kepala. Hewan tersebut memiliki berat 1,6 kg
- 2 Kg, produksi telur 70-75 butir sebelum siap ditetaskan dengan berat
telur 45-60 gram.

Pihaknya sudah melakukan pemurnian terhadap 800 ekor yang ada di daerah itu.
Itik Talang Benih dinilai cocok menjadi itik plasma nutfah. Pihaknya kini
tengah melakukan uji coba genetika di laboratorium dengan mengambil serum
darah dan pengembangannya akan dilakukan melalui proses genetik.

Dari ratusan ekor itik tersebut, beberapa di antaranya diyakini memiliki
unsur genetik berbeda. Bila unsur genetik yang ditemukan tidak ada di ternak
itik di daerah lain didasarkan literatur dan ilmu pemuliaan, ternak itulah
yang akan dikembangkan.

Ia mencontohkan Sumatera Barat telah sukses mengembangkan sapi plasma nutfah
dengan nama Sapi Pesisir, dan Bengkulu diharapkan juga bisa memiliki
kekhasan tersendiri dalam bentuk ternak itik Talang Benih.

Proses pengambangbiakan itik plasma nutfah dilakukan secara alami dengan
perkawinan sesama itik yang didasarkan uji serum darah memiliki gen
tersendiri. Telur hasil perkawinan itu akan ditetaskan dan diseleksi
hasilnya, kemudian ditunggu hingga dewasa dan dikawinkan lagi dengan itik
lain yang sudah dipilih hingga didapat itik plasma nutfah.

Untuk keperluan itu, pihaknya menjalin kerjasama dengan Universitas
Muhammadiyah Bengkulu jurusan peternakan serta konsultan dari Institut
Pertanian Bogor (IPB).


WAH
Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke