paling eunak naik drpd turun :)
contoh naek jabatan, naek gaji, naek jd presiden, naek mbl dinas dll
klo pun harus turun, jgn byk2, dikiiit aje hehe
udh didoktrin kaya'na tuh




________________________________
From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; sabili <[EMAIL PROTECTED]>; Indonesia Raya <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; lisi <[EMAIL 
PROTECTED]>
Sent: Friday, November 7, 2008 9:52:45 AM
Subject: [ppiindia] Premium Rp 5.500 Per Liter - Kurang Signifikan


Meski patut kita syukuri, tapi penurunan harga Premium
sebesar Rp 500/liter (kurang dari 10%) jadi Rp
5.500/liter kurang signifikan. Ini masih di atas harga
bensin dunia. Itu pun berlakunya tanggal 1 Desember
nanti!

Padahal jika harga minyak dunia naik, pemerintah
begitu cepat dan kenaikannya bisa 125% lebih.

Menurut Dradjad, pemerintah sebenarnya bisa menurunkan
harga BBM hingga 20-25 persen atau ke posisi harga Rp
4.000-Rp 5.000 per liter. Itu memungkinkan karena APBN
Perubahan 2008 tinggal tersisa 1,5 bulan ke depan
sehingga beban subsidi yang dipikul tidak terlalu
besar..

Jika turun jadi Rp 4.000/liter maka ini baru akan
menggairahkan rakyat dan juga ekonomi Indonesia.
===

http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2008/11/07/ 0057364/premium. rp.5.500. 
per.liter
Premium Rp 5.500 Per Liter
Tidak Ada Perubahan Harga Solar dan Minyak Tanah
Jumat, 7 November 2008 | 00:57 WIB

Jakarta, Kompas - Pemerintah memutuskan menurunkan
harga salah satu dari tiga bahan bakar minyak
bersubsidi, yaitu premium, dari harga saat ini Rp
6.000 menjadi Rp 5.500 per liter. Harga baru premium
ini mulai berlaku 1 Desember 2008. Sementara solar dan
minyak tanah harganya tetap.

Keputusan pemerintah diambil setelah Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono memanggil Menteri Keuangan yang juga
Pelaksana Jabatan Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian Sri Mulyani Indrawati serta Menteri
Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro di
Jakarta, Kamis (6/11).

Menurut Sri Mulyani, kebijakan ini ditempuh untuk
menyikapi turunnya harga minyak mentah internasional
yang sempat mencapai harga 65 dollar AS per barrel.

Pemerintah terakhir menaikkan harga BBM bersubsidi
pada 24 Mei 2008 dengan rata-rata 28,7 persen. Sebelum
naik menjadi Rp 6.000, harga premium Rp 4.500.
Sebelumnya, pemerintahan Presiden Yudhoyono telah
menaikkan harga BBM bersubsidi dua kali, yaitu 1 Maret
2005 (29 persen) dan 1 Oktober 2005 (128 persen).

Penurunan harga premium, menurut Sri Mulyani,
dimaksudkan untuk mengantisipasi melemahnya
perekonomian global yang bisa berdampak pada
perekonomian nasional.. Pemerintah merasa perlu
menetralisir dampaknya agar bisa mengurangi beban
dunia usaha dan masyarakat.

Purnomo menambahkan, harga premium yang diturunkan
baru berlaku 1 Desember 2008 untuk mempermudah
penghitungan. Harga premium akan dievaluasi tiap bulan
dengan berbagai pertimbangan.. ”Setiap bulan harga
premium bisa naik atau turun, tetapi kalaupun naik,
harganya tidak akan lebih dari Rp 6.000 yang dipakai
sebagai batas atasnya,” ujar Purnomo.

Tidak berdampak signifikan

Menyikapi langkah pemerintah, Wakil Ketua Panitia
Anggaran DPR Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah
sebaiknya mengumumkan bahwa subsidi pada setiap liter
premium telah dipatok Rp 1.000 terhadap harga
keekonomian yang berlaku di pasar internasional. Maka,
masyarakat mengetahui bahwa harga premium bisa berubah
lagi sewaktu-waktu karena harga di dalam negeri
ditetapkan mengikuti harga internasional atau bersifat
mengambang (floating).

Menurut Suharso, penurunan harga BBM ini tidak
berdampak signifikan dan mendasar terhadap APBN-P 2008
sebab pemerintah tidak berani menetapkan pematokan
subsidi BBM itu.

Pemerintah sebaiknya menetapkan pematokan subsidi BBM
sebesar Rp 1.000 per liter pada posisi harga minyak
mentah 40-100 dollar AS per barrel dan Rp 2.000 per
liter jika harga minyak mentah di atas 100 dollar AS
per barrel. Pematokan ini dipastikan akan berdampak
fundamental terhadap APBN.

Ekonom Dradjad H Wibowo menegaskan, penurunan sebesar
Rp 500 per liter itu terlalu kecil sehingga terasa
hanya menjadi basa-basi politik pemerintah dalam
merespons tuntutan masyarakat dan DPR. Dampak
penurunan tersebut terhadap daya beli masyarakat dan
sektor riil pun tidak maksimal.

Menurut Dradjad, pemerintah sebenarnya bisa menurunkan
harga BBM hingga 20-25 persen atau ke posisi harga Rp
4.000-Rp 5.000 per liter. Itu memungkinkan karena APBN
Perubahan 2008 tinggal tersisa 1,5 bulan ke depan
sehingga beban subsidi yang dipikul tidak terlalu
besar.

Ketua Komite Tetap Fiskal dan Moneter Kamar Dagang dan
Industri Indonesia Bambang Soesatyo menambahkan, cara
pemerintah menangani penurunan harga BBM tidak taktis.
Sambil menunggu harga baru tersebut berlalu per 1
Desember 2008, para pengelola pompa bensin
diperkirakan akan menahan pembelian premium.
Akibatnya, persediaan premium di banyak stasiun
pengisian bahan bakar untuk umum akan berkurang dan
berujung pada kelangkaan premium.

Pengamat perminyakan, Kurtubi, mengatakan, harga
premium seyogianya diturunkan sebesar Rp 800-Rp 1.000
per liter sebab biaya pokok BBM saat ini sudah berada
di level Rp 5.000 per liter. Sebagai ilustrasi, di
Amerika Serikat, harga bensin oktan 87 dijual
bervariasi sebesar 1,9-2,2 dollar AS per galon. Itu
setara dengan Rp 5.000-Rp 5.800 per liter.

”Pada tingkat harga tersebut, pelaku usaha sudah
mendapatkan untung. Selain itu, jika tujuan penurunan
harga itu adalah untuk menggairahkan sektor riil,
sudah sepatutnya pemerintah menurunkan harga solar.
Dengan demikian, nelayan dan angkutan truk pun bisa
menikmati manfaatnya,” ujar Kurtubi.

Ketua Departemen Angkutan dan Prasarana Dewan Pimpinan
Pusat Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda)
Rudy Thehamihardja mengisyaratkan takkan ada penurunan
tarif angkutan. ”Dengan tarif saat ini pun,
pengusaha angkutan kesulitan menutup biaya
operasional,” kata Rudy. (OIN/RYO/INU)

===
Paket Umrah 2009 Mulai Rp 16,9 juta
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media- islam.or. id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti: UNREG SI kirim ke 3252. hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke