http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/07/19110295/ubah.tequila.menjadi.permata
.


*Ubah Tequila Menjadi Permata*

MEKSIKO, JUMAT - Siapa pernah menyangka kalau sebotol tequila yang biasanya
ada di bar bisa diubah menjadi permata. Bukan dalam arti kiasan, melainkan
permata sungguhan meski bukan dalam bentuk bongkahan batu melainkan dalam
bentuk lapisan di suatu permukaan.

Ide gila mengubah cairan tequila menjadi permata berhasil diwujudkan
sekelompok ilmuwan di Meksiko. Mereka menemukan ramuan bahwa tequila blanco
yang mengandung 40 persen alkohol akan membentuk menjadi lapisan permata
jika dipanaskan hingga suhu tinggi dan upanya ditembakkan ke permukaan logam
silikon atau stainless steel.

Awalnya para ilmuwan itu bereksperimen membuat permata dari senyawa organik
seperti acetone, ethanol, dan methanol. Targetnya menemukan komposisi atom
karbon, hidrogen, dan oksigen sesuai dengan lingkungan yang dibutuhkan untuk
membentuk permata.

Mereka berhasil membuat permata berkualitas tinggi setelah menggunakan
campuran dengan komposisi 40 persen ethanol dan 60 persen air. Komposisi
tersebut sama dengan tequila.

"Karena penasaran, suatu pagi saat menuju lab saya membawa sebotol kecil
tequila putih yang murah dan kami melakukan tes," ujar Luis Miguel Apatiga,
salah satu peneliti dari National Autonomous University of Mexico. Ternyata
benar, tequila menghasilkan permata berbentuk lingkaran dalam skala
nanometer seperti halnya campuran ethanol dan air.

Dalam percobaan tersebut, para ilmuwan nggunakan teknik yang disebut pulsed
liquid injection chemical vapour deposition untuk membuat permata. Dalam
ruangan khusus, cairan tequila dipanaskan hingga suhu 260 derajat Celcius
sampai menjadi uap seluruhnya. Kemudian gas dialirkan ke kamar reaksi untuk
dipanaskan kembali sebesar 800 derajat Celcius hingga struktur molekulnya
pecah. Proses tersebut membentuk kristal permata padat yang ukurannya antara
100-400 nanometer.

Kristal tersebut kemudian ditembakkan ke permukaan piringan stainless steel
atau silikon. Kumpulan kristal membentuk lapisan permata di permukaan
piringan tersebut. Permata yang dihasilkan keras dan tahan panas seperti
halnya permata alami.

Permata buatan sangat bermanfaat untuk berbagai aplikasi elektronika.
Misalnya sebagai mata bor, insulator chip semikonduktor, bagian detektor
radiasi, dan perangkat elektronika berbasis optik.


WAH
Sumber : PHYSORG


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke