Kisah Nyata Pembantai Umat Islam [bagian 2]
 
Selama ini dia hanya dikenal sebagai tokoh fiksi siluman haus darah dalam 
novelnya Bram Stoker. Padahal dia adalah tokoh nyata, seorang panglima Perang 
Salib yang membantai lebih dari 300 ribu umat Islam di Wallachia 


Hutan Mayat yang Tersula
 
Hidayatullah.com— Pada 1462 M, Sultan Turki, Muhammad II mengirim 60 ribu 
pasukan untuk menangkap Dracula hidup atau mati. Pemimpin pasukan adalah Radu, 
adik kandung Dracula. Mengetahui rencana serangan ini, Dracula menyiapkan aksi 
terkejamnya untuk menyambut pasukan Turki.
Sepekan sebelum penyerangan, dia memerintahkan pasukannya untuk memburu seluruh 
umat Islam yang tersisa di wilayahnya. Terkumpullah 20 ribu umat Islam yang 
terdiri dari pasukan Turki yang tertawan, para petani, dan rakyat lainnya.. 
Selama empat hari mereka digiring dengan telanjang bulat dari Tirgoviste menuju 
tepi Sungai Danube. Dua hari sebelum pertempuran, para tawanan disula secara 
masal di sebuah tanah lapang. Mayat-mayat tersula tersebut kemudian diseret 
menuju tepi sungai. Lalu dipancang di kiri dan kanan jalan, yang membentang 
sejauh 10 km untuk menyambut pasukan Turki.     
Pemandangan mengerikan ini hampir membuat pasukan Turki turun mental. Namun 
semangat mereka kembali bangkit saat melihat sang Sultan begitu berani 
menerjang musuh. Mereka terus merangsek maju, mendesak pasukan Dracula melewati 
Tirgoviste hingga ke Benteng Poenari.  
Pasukan Turki yang dipimpin Radu berhasil mengepung Benteng Poenari. Merasa 
terdesak, isteri Dracula memilih bunuh diri dengan terjun dari salah satu 
menara benteng. Sedang Dracula melarikan diri ke Honggaria melalui  lorong 
rahasia. Hingga tahun 1475 M Wallachia dikuasai oleh Kerajaan Turki, sebelum 
akhirnya direbut kembali oleh Dracula yang disokong pasukan salib dari 
Transylvania dan Moldavia.
Dracula tewas dalam pertempuran melawan pasukan Turki pimpinan Sultan Muhammad 
II  di tepi Danau Snagov, pada Desember 1476.  Kepala Dracula dipenggal, 
kemudian dibawa ke Konstantinopel untuk dipertunjukkan kepada rakyat Turki..  
Sedang badannya dikuburkan di Biara Snagov oleh para biarawan.
Selain melalui cerita turun-temurun rakyat Rumania, bukti-bukti sejarah terkait 
riwayat kelam Drakula juga tercatat dengan baik di sejumlah pamflet yang 
beredar di Jerman 


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke