Harga minyak mentah di Pasar Komoditas NYMEX sudah mencapai US$ 42,7/barrel (http://www.nymex.com/index.aspx). Artinya jika biaya pengilangan, distribusi, marketing, dan keuntungan US$ 15/barrel (Lihat http://www.eia.doe.gov) harusnya dengan harga pasar bensin di Indonesia harganya hanya Rp 3.991/liter (1 barrel=159 liter dan 1 USD=Rp 11.000). Oleh karena itu dengan menurunkan harga bensin di Rp 4.000/liter saja pemerintah sudah menjual bensin di atas harga pasar. Sudah tidak “disubsidi” lagi.
Saat ini banyak pengusaha angkutan umum yang bangkrut. Jumlah armada bis untuk tiap rute juga berkurang karena tingginya biaya bahan bakar. Diperkirakan tahun 2009 akan ada 500 ribu pekerja yang diPHK karena perusahaan dan pabrik-pabrik sudah tidak mampu menahan biaya operasi yang tinggi. Untuk mencegah itu, pemerintah harus segera menurunkan Bensin dan Solar ke harga Rp 4.000/liter. Saat ini harga minyak Indonesia lebih mahal daripada harga minyak di AS. Oleh karena itu sudah tidak wajar lagi (lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Petrol_prices) . Terlampau mahal. Selain itu ada baiknya pemerintah membentuk 2 BUMN lagi untuk mengurus minyak dan gas di Indonesia sehingga ada perbandingan apakah harga yang dipatok pemerintah wajar/tidak. Saat ini di Indonesia sudah ada beberapa perusahaan asing kelas dunia seperti Chevron, Exxon-Mobil, Total, Conoco, dsb. Sementara Pertamina baru menguasai migas kurang dari 10%.. Baca selengkapnya di: http://faizalforsumsel.wordpress.com Muhammad Faizal Caleg No. 1 Partai PIB Dapil Sumsel http://faizalforsumsel.wordpress.com Importing contacts has never been easier..Bring your friends over to Yahoo! Mail today! http://www.trueswitch.com/yahoo-sg

