http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8594

*SUKHOI TNI AU UJI COBA BOM P-100*


Jakarta - Dua pesawat jet tempur Sukhoi* TNI Angkatan Udara* (AU) berhasil
melakukan seluruh uji coba bom latih P-100 di Kabupaten, Takalar, Sulawesi
Selatan, Selasa.

Dalam ujicoba yang berlangsung sejak Senin (22/12) itu, pesawat tempur
Sukhoi 27/30 melaksanakan latihan uji coba penembakan "air to ground"
(penembakan dari udara ke darat) di Air Weapon Range/AWR Takalar itu
menggunakan jenis bom latih P-100, yang merupakan produk dalam negeri.

"Saat ini pihak produsen telah memproduksi sepuluh bom latih P-100. Dari
sepuluh itu, enam kita uji coba dalam dua hari ini. Sedangkan empat bom akan
dijadikan protipe untuk diajukan ke Mabes TNI AU, Mabes TNI dan Dephan,"
kata Komandan Skadron Udara 11 Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin,
Letkol Pnb Iko Putra kepada ANTARA di Jakarta.

Ia mengatakan, dari uji coba tersebut bom latih P-100 sangat layak digunakan
atau dipasangkan di Sukhoi SU-27SK dan SU-30MK. "Mungkin setelah dievaluasi
lebih lanjut bom jenis ini akan kami gunakan terutama untuk latihan,"
ujarnya.

Bom latih P-100 merupakan hasil kerjasama Dinas Penelitian dan Pengembangan
TNI AU dengan CV Sari Bahari Malang, Jawa Timur.

Bom tersebut memiliki panjang 1.130 milimeter, berat 100-125 kilogram dan
diameter 273 milimeter. Bom itu dibuat dari bahan besi nodular untuk bodi,
baja VCN 15 untuk suslug (cantelan untuk dipasang di pesawat) dan ST-37
untuk bagian ekor, dengan panjang 410 milimeter.


Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke