http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=5177
*BULAN MENANAM NASIONAL DI MAKOOPSAU I
*Pen Koopsau I, 12/24/2008

*Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Imam Sufaat, S.IP* menanam pohon Rambutan
secara simbolis tepat pukul 10.00 WIB, dalam rangka Bulan Menanam Nasional
di sekitar Markas Komando Operasi TNI Angkatan Udara I, Jakarta, Selasa
(23/12).   Penanaman juga diikuti Kas Koopsau I Marsekal Pertama TNI Eddy
Suyanto selanjutnya para Asisten dan para pejabat Koopsau I.



Selesai penanaman Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Imam Sufaat menjelaskan,
"penanaman pohon ini dalam rangka melaksanakan penanaman pohon secara
serentak di Bulan Menanam Nasional yang dicanangkan Pemerintah serentak pada
tanggal 23 Desember 2008 pukul 10.00 WIB.   Sebagaimana pada hari ini juga
Wakil Presiden RI melaksanakan penanaman secara simbolis di Desa Ciuyah
Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak Provinsi Banten".



Sedangkan menurut Asisten Perencanaan Koopsau I Kolonel Pnb Tri Budi Satrio,
kegiatan ini telah 4 kali dilaksanakan di Makoopsau I di sepanjang tahun
2008 ini. Hal ini berawal dari perhatian dunia akan Global Warning itu
sebabnya Koopsau I meneruskan kebijakan Pemerintah dengan melakukan
penanaman pohon terutama di lahan milik Koopsau I. Mengingat pula betapa
esensialnya kebutuhan penghijauan untuk generasi yang akan datang namun
dapat pula dinikmati oleh generasi sekarang ini. Selanjutnya disampaikan,
penghijauan sebagai pengendali polusi, sangat penting apalagi bagi kota
besar seperti Jakarta. Berguna pula bagi penyerapan air sebab kebutuhan akan
air bersih sangat meningkat.


Kegiatan penanaman pohon untuk penghijauan ini telah dilaksanakan secara
bertahap dan berlanjut, kali ini lokasi penanaman di depan Mess Antariksa II
dan di Lapangan Sepakbola Makoopsau I. Berbagai jenis pohon yang telah
tersebar di kompleks  Makoopsau I yakni pohon Rambutan jenis Aceh Lebak,
pohon Mangga Arum Manis,  benih Stek Akar Sukun dan pohon Manggis yang
secara keseluruhan sudah berjumlah ratusan pohon.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke