http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/1174/PC40-BUATAN-FASHAKAN-MENTIGI.aspx
*PC-40 BUATAN FASHAKAN MENTIGI * Kapal patroli cepat (PC-40) TNI AL buatan Fasharkan (Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan) Mentigi Tanjunguban bekerja sama dengan PT Batam Expresindo Shipyard (BES), Tanjunguncang diluncurkan Kamis (18/12). Kapal berbahan dasar alumunium yang diberi nama KRI Krait-827 ini, merupakan hasil rancangan anak bangsa dan dikerjakan putra-putri Indonesia. "Ini kapal perang (KRI) pertama di Indonesia berbahan baku aluminium yang sukses dikerjakan oleh anak bangsa sendiri," kata *Asisten Logistik (Aslog) TNI-AL Laksamana Muda Hardiwan* di sela-sela peluncuran perdana kapal tersebut di Tanjunguncang, Batam. PT BES maupun TNI-AL mengaku cukup hati-hati dalam pembuatannya karena harus sesuai dengan standar. Kapal ini mulai dibangun sejak Juni 2007 lalu dan memakan waktu 14 bulan. KRI bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 mil ini, memiliki jangkauan Radar 96 Nautical Mill (setara 160 Km) dengan sistem navigasi GMDSS Area 3 (jangkauan komunikasi dan radar yang sudah cukup luas). KRI Krait memiliki panjang 40 m, lebar 7,3 m dan dilengkapi dengan persenjataan meriam kaliber 25 mm (Twin barrel) dan 2 buah senapan mesin berat 12,7 mm. Kecepatan kapal bisa mencapai 25 knot. Dalam paparannya di depan Aslog TNI-AL dan sejumlah petinggi TNI-AL di galangan kapal PT BES, pihak manajemen perusahaan tersebut mengklaim keunggulan kapal buatan anak bangsa berbahan baku aluminium itu adalah dari sisi efektivitas. "Kapal ini lebih ringan dan lentur jika dibanding dengan kapal yang terbuat dari besi, maintenance aluminium lebih murah dan tahan karat (anti korosi) dan dirancang hemat bahan bakar minyak (BBM)," kata HRD PT BES, Syairudin. Uji coba perdana yang dilakukan dari galangan PT BES menuju Fasarkhan Mentigi, Tanjunguban siang kemarin berjalan mulus. Kapal tersebut mampu menerobos terpaan angin dan gelombang setinggi 4 meter tanpa hambatan. Kapal itu akan dipergunakan sebagai kapal patroli Gugus Keamanan Laut (Guskamla) TNI-AL Komando Armada Barat dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia. (Penlantamal IV) [Non-text portions of this message have been removed]

