http://www.antara.co.id/arc/2008/12/27/epa-asean-jepang-buka-peluang-basis-produksi-regional/

*EPA Asean-Jepang Buka Peluang Basis Produksi Regional*


Jakarta (ANTARA News) - Kerjasama kemitraan antara ASEAN dengan Jepang akan
membuka peluang terbentuknya basis produksi regional antara industri ASEAN
dan Jepang mengingat kriteria keterangan asal barang (rules of origin) yang
lebih luas.

"Kriteria rules of origin dalam hal ini cukup luas dan bisa membuka peluang
basis produksi regional," kata Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional,
Departemen Perdagangan Gusmardi Bustami di Jakarta, Minggu.

Gusmardi menjelaskan dalam kesepakatan dengan Jepang itu kriteria asal
negara tidak terbatas pada produk yang bahan bakunya dari dalam negeri semua
(wholly obtained) atau diproduksi semua di dalam negeri (wholly produced).

Menurut Gusmardi, kriteria asal barang mencakup produk yang nilai kandungan
lokalnya 40 persen serta perubahan klasifikasi tarif hingga empat digit.

"Jadi misalnya untuk tekstil tidak harus semua bahan bakunya dari Indonesia
untuk disebut produksi Indonesia. Selain itu tidak harus semua produk dibuat
di Indonesia," jelasnya.

Kesepakatan perdagangan bebas ASEAN dengan Jepang yang mulai dirundingkan
sejak April 2005 selesai pada Agustus 2007 dan ditandatangani sekitar
Maret-April 2008.

Hingga Desember ini baru Singapura, Laos, Myanmar, Vietnam dan Jepang telah
merampungkan proses ratifikasi dan diterapkan mulai 1 Desember 2008. "Kita
baru bulan depan akan mulai proses ratifikasi," ujar Gusmardi.

Dalam kesepakatan itu, Indonesia berkomitmen menghapus tarif 9.824 jenis
barang dari 11.159 pos tarif yang ada mulai 2009-2019. Sedangkan Jepang
memberikan komitmen atas 7.882 pos tarif dari 9.111 pos tarifnya untuk kurun
waktu yang sama.

Beberapa produk yang mendapat keringanan tarif bea masuk ke Jepang antara
lain ikan dan produk perikanan, sayuran, buah-buahan tropis, jus buah,
kakao, makanan olahan, minyak, produk kulit, kertas dan karton, alas kaki
dan perhiasan. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke