http://www.detiknews.com/read/2009/01/03/131135/1062453/10/hti-tni-harus-dikirim-ke-palestina-ke-lebanon-bisa
HTI: TNI Harus Dikirim ke Palestina, ke Lebanon Bisa
Reza Yunanto - detikNews
Jakarta - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak akan mengirimkan relawan jihad
seperti yang dilakukan ormas-ormas Islam lainnya. Namun, HTI mendesak
pemerintah untuk mengirimkan TNI guna melawan Israel.
"Kita tidak menghalangi kalau ada ormas-ormas Islam yang ingin mengirim
relawan kesana. Tapi hemat kami seharusnya yang dikirim adalah tentara yang
terlatih di medan perang," ungkap Wakil jubir HTI Farid Wajdi dalam diskusi
'Konflik Palestina-Israel' di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan,
Sabtu (3/1/2009).
Tanpa bermaksud mengecilkan kemampuan relawan jihad, Farid pun berpendapat
bahwa tidak akan mudah menghadapi Israel di Jalur Gaza. Sebab, yang akan
dihadapi para relawan jihad itu adalah tentara-tentara negeri Yahudi dengan
persenjataannya yang lengkap.
Namun, jika ada pihak-pihak di Indonesia yang tetap ngotot memberangkatkan
relawan jihad ke Jalur Gaza, Farid meminta agar pemerintah tidak
melarang-larang keberangkatan mereka.
"Pemerintah tidak pada tempatnya menghalangi pengiriman relawan jihad ke sana,
karena itu solidaritas mereka sesama muslim," terangnya lagi.
HTI sendiri, lanjut Farid, tidak akan mengoptimalkan kekuatannya untuk mengirim
relawan. Organisasi berbendera hitam bertuliskan bahasa arab ini hanya akan
mendesak agar pemerintah Indonesia mau mengirimkan TNI kesana.
"Kita bisa mengirim tentara ke Lebanon, kenapa ke Palestina tidak bisa ?!"
imbuhnya.
Ia juga mengimbau agar seluruh negeri-negeri di timur-tengah membantu
perjuangan warga Jalur Gaza menghadapi Israel dengan mengirimkan tentaranya.
"Negara-negara seperti Suriah, Irak, Iran, Yordania seharusnya ikut mengirim
tentara ke sana guna menghadapi penjajahan Israel di tanah Palestina,"
tambahnya lagi.(Rez/gah)
[Non-text portions of this message have been removed]