http://www.antara.co.id/arc/2009/1/8/iptek-nuklir-indonesia-hanya-untuk-kesejahteraan/

*Iptek Nuklir Indonesia Hanya untuk Kesejahteraan*


Temanggung (ANTARA News) - *Kepala Badan Tenaga Nukir Nasional (Batan), Hudi
Hastowo*, mengatakan, pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)
nuklir Indonesia untuk tujuan damai dan kesejahteraan masyarakat.

"Iptek nuklir untuk menyejahterakan masyarakat sehingga ada pandangan
berbeda bahwa nuklir tidak berbahaya, tergantung bagaimana memanfaatkannya,"
katanya, di Temanggung, Kamis (8/1), saat panen raya perdana padi varietas
Mira-1 di Desa Plumbon, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung, Jawa
Tengah.

Ia menjelaskan, biasanya nuklir identik dengan berbagai hal yang berbahaya
seperti bencana dan bom.

Batan sebagai lembaga milik Indonesia yang kini berumur 50 tahun, katanya,
melakukan berbagai kegiatan terkait iptek nuklir untuk kepentingan
pengembangan pertanian, peternakan, dan industri.

Ia mengatakan, pemerintah memberikan tugas mengembangkan iptek nuklir kepada
Batan untuk membantu menyelesaikan masalah pangan, energi, dan kebutuhan air
bersih.

Hingga saat ini, katanya, Batan telah menghasilkan 15 jenis bibit unggul
padi yang salah satunya Mira-1 dan telah mendapatkan hak paten dari
Departemen Pertanian (Deptan).

Di Deptan, katanya, Mira sebagai singkatan dari mutasi radiasi sedangkan di
masyarakat ada yang menyebut sebagai milik rakyat.

Pada kesempatan itu, Hudi juga mengatakan bahwa Batan menggunakan iptek
nuklir untuk mendeteksi cekungan air tanah atau artesis di Tempuran,
Kabupaten Magelang.

"Kini sudah dieksploitasi," katanya.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke