Rekan-rekan milis Yth, Menyambung posting saya sebelumnya, saya ingin membagi informasi mengenai diskusi di Tionghoa-Net mengenai kasus penistaan agama di Milis "Komunitas Tionghoa Indonesia", dengan mengutip dari tulisan-tulisan beberapa rekan T-net.
Wassalam, yhg. ----------------- Martin: Dari postingan dibawah saya sampai ke http://www.nabble.com/Kumpulan-caci-maki-muslim-terhadap-FEIFEI---Tantangan-kepa\ da-muslim-dari-FEIFEI-to17551584.html#a17552356 ternyata penghujatan terhadap agama Islam dilakukan secara intensif oleh orang yang memakai nickname feifei diberbagai forum maya dan terakhir di milis komunitas_tionghoa_Indonesia. Saya sendiri menyakini nickname feifei adalah nama palsu, yang sengaja dipakai agar terkesan adanya cina yang menghujat agama islam, apalagi belakangan ini forum yang digunakan adalah milis dengan nama 'komunitas_tionghoa_Indonesia. Provokasi agama dengan mengatas namakan etnis tionghoa tentu secara langsung akan merugikan etnis tionghoa. Apakah dijaman cyberwar ini, segala fasilitas kemudahan yang disediakan oleh yahoo demikian mudah bisa digunakan untuk provokasi sara? Apakah UU-ITE kita benar bisa berfungsi untuk menangkal segala provokasi yang bisa menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa? Buat teman-teman yang banyak bermain diberbagai milis, mohon sharingnya apakah benar figur 'feifei cs' sudah keliling kemana-mana? Dan adakah yang mengenal atau menjadi member dari milis komunitas_tionghoa_indonesia? Mohon pencerahannya! Saya sendiri sekilas melihatnya milis tersebut sengaja dibuat untuk mengkonsumsi misi adu domba 'feifei cs', bukan milis yang ditinggal ownernya.----- Audy: ketiga nama yang disebut sebagai provokator, "Feifei <[email protected]> ", "Murtadinkafirun <[email protected]>" dan "Tionghoa Indonesia <[email protected]>". Ternyata semua datang dari USA, dari domain 'Verizon', tepatnya phlapa.east.verizon.net, kurang lebih lokasinya di New York (North East USA). Malahan "Murtadinkafirun" dan "Tionghoa Indonesia" mengirim email dari computer yang sama. Jadi ketiga ID ini besar kemungkinannya satu orang, atau minimal satu kelompok yang mempunyai tujuan yang sama.---- John Towell: Saya kira penghinaan terhadap agama Islam yang mengatas namakan Tionghoa Indonesia, tidak bisa dibiarkan dengan alasan apapun juga, Tujuan utamanya disinyalir mencari teman sengsara di Amerika. Pada dasarnya mereka menyesal kabur ke Amerika yang ternyata hanya untuk hidup sengsara saja, kondisinya tidak seperti hayalan mereka sebelum kabur. Untuk kembali ke Indonesia mereka tidak berani, takut, karena sudah terlalu banyak musuhnya. Kalau banyak Tionghoa Indonesia yang ketakutan dan kabur ke Amerika, berarti "khangtau" buat mereka. Ingat kasus Hans Gouw cs. Kasus ini memang masalah pelik dan rumit akibat kemajuan tekhnologi informasi. Kalau sekedar dilaporkan ke yahoo abuse, paling banter milisnya ditutup dan dalam beberapa jam sudah muncul milis baru dengan tema yang sama. Yang paling tepat adalah melaporkannya ke yang berwajib sebagai tindakan kriminal yang melanggar UU ITE, dan selanjutnya pihak berwajib Indonesia bisa kontak Interpol di Amerika untuk menangkap orang ybs. Dengan cara ini saya kira para provokator ex Indonesia yang tinggal di Amerika akan takut. Apakah tindakan seperti ini berlebih-lebihan? Saya rasa tidak, sebab tindakan mereka sudah jelas untuk mencelakakan kita, atau minimal menjerumuskan kita ke dalam suatu konflik rasial, yang akibatnya harus ditanggung oleh kita semua. Apapun motifnya, kita jelas tidak sudi diperalat seperti itu oleh mereka. Mari kita ganyang mereka rame2. ------ Min Hui Merujuk UU-ITE terbaru, milis tersebut setidaknya sudah melanggar Pasal 28 (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Apalagi ditengarai setelah dilacak IP addressnya member aktif yang sangat vokal menyerang agama tertentu itu berdomisili di luar Indonesia, ini tentu sangat merugikan komunitas tionghoa di Indonesia yang tengah membangun rasa kebangsaan setanah-air Indonesia. Kebetulan minggu kemarin saya sudah sharing dengan petinggi APJII (Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia) dan juga ID-SIRTII yang merupakan partner cyber-crime kepolisian Indonesia. Respon mereka ternyata lebih keras dengan mengatakan bahwa ini sudah pelanggaran berat dan pelaku dapat ditangkap untuk dijerat dengan hukum yang sudah berlaku. Walau tanpa atau adanya laporan resmi ID-SIRTII akan pro-aktif membantu pemerintah khususnya kepolisian untuk pengawasan lalu- lintas informasi internet di Indonesia untuk mencegah segala tindak kriminal & penyalahgunaan melalui protokol internet. ---- G. Suryana: Permasalahan dengan members semodel Fei Fei cs yang memakai nama Tenglang berbeda dengan agama siapapun dan maupun yang tidak beragama, karena Fei Fei cs sudah memakai nama Tionghoa, dan apa yang dia tulis harus bisa dipertanggung jawab kan akibatnya -------- apalagi Fei Fei cs juga merasa dirinya orang Kristen, padahal didalam Kristen sendiri banyak sekte dan banyak aliran 'amburadul', sama halnya dengan masyarakat Amerika yang tinggal di Christian Belt, dimana biarpun tinggal dinegara maju, kelakuan mirip dengan masyarakat dijaman nol masehi. Yang membedakan mereka tidak melibatkan orang lain, sedang Fei Fei cs bisa merugikan para Tenglang lain yang tidak tahu apa apa.---------- Hal ini tidak bisa diatasi dengan mudah mudah an, karena istilah mudah mudah an adalah istilah penuh keraguan dan maaf kurang bertanggung jawab, yang jelas ulah dari tulisan Fei Fei cs adalah tindakan biadab dan tidak bertanggung jawab. Ada informasi Fei Fei cs tinggal di Amerika, dan untuk ku di Amerika memang banyak Tenglang Indonesia, dan banyak dari mereka tinggal di Amerika hanya karena mengalami kegagalan tinggal di Indonesia dan sirik serta penuh iri dan dengki kepada para Tenglang yang tinggal di Indonesia, dan merasa bangga sudah menjadi warga negara amerika, sehingga sering merasa dirinya superior tidak puguh akibatnya menjadi semodel Fei Fei cs, dimana dengan kemampuan IT sedang otak dongo dan goblok masuk ke dunia maya serta menyebar teror tidak bertanggung jawab, untuk yang semodel ini apakah Fei Fei cs (ada juga si Grepe/great pretender ) manusia ber ahlak baik ?, mereka merasa dirinya pandai padahal dongonya jauh lebih goblok dibanding dengan keledai yang kepentok kepalanya sehingga gegar otak, dan malah bisa aku tulis bahwa Fei Fei cs tidak lebih dari sampah manusia yang hidup dengan isi kepala penuh dengan kenistaan. Millis Komunitas Iblis dalam hal ini moderatornya termasuk manusia yang tidak bertanggung jawab dan bisa jadi sedang tersenyum gembira karena berhasil membuat sarana keributan yang dampaknya bisa membahayakan nyawa manusia lain, dan manusia semodel ini tidak berbeda dengan manusia nista yang otaknya penuh dengan kebencian kepada sesama manusia dan untuk ini dia sudah seharusnya sadar bahwa nama Tionghoa tidak boleh dipakai oleh dia, karena Tionghoa bukan milik orang perorang. -------- Untuk ini adalah keliru dengan mendiamkan apalagi mendelete begitu saja postingan semodel Fei Fei cs ( bila mereka memakai nama lain pun akan tetap tidak bertanggung jawab, karena hidup ini penuh dengan keindahan bukan di isi dengan kebencian semata ).----- Eva : Sekali lagi saya tegaskan, apabila ada oknum Tionghoa yang melakukan suatu tindak pidana sudah jelas dia pribadi yang harus bertanggung jawab, karena memang dia telah memenuhi semua unsur tindak pidana, karena sudah masuk dalam kaidah hukum. Dan pasti saya dan teman-teman sudah dipastikan tidak akan kebakaran jenggot, malah saya sendiri akan meminta pelaku apalagi bandar2 nya untuk diberi hukuman yang seberat-beratnya, karena tindakannya telah merusak generasi penerus bangsa ini.------- Robby Dada: 1. Nama Fei Fei adalah nama berbau tionghoa. Tetapi kita tidak dapat menertibkan seluruh id yang berbau tionghoa 2. Nama KomtiYahoo juga ada Tionghoa. Tetapi kita tidak dapat menertibkan seluruh milist yg namanya mengandung unsur Tionghoa. 3. Satu2nya cara adalah lakukan tulisan penyeimbang, baik di dalam milist tersebut, maupun di luar milist tersebut. Daripada tidak dilakukan sama sekali , hal ini bisa membenarkan seolah tenglang indo juga berpendapat sama seperti Fei2 dkk 4. Sama seperti kasus yang terjadi dengan tenglang2 kelahiran indo yang kini tinggal di luar dan di milist tertentu. Sebagian diantara mereka juga melakukan hal yang sama. 5. Malah saat orang2 seperti itu berkumpul dalam satu kandang , akan lebih mudah merawat mereka. Andi Vn: Ada ribut2 mengenai komunitas iblis ini, mbah jadi tertarik utk join komunitas tersebut. Hwarakadah, pancen komunitas iblis betul. Mbah mencoba mengasuh anak2 iblis tersebut, siapa tahu bisa tumbuh jadi malaikat, tapi kok tulisan mbah lenyap semuanya, ditelen para iblis itu rupanya. Alhasil, komunitas itu memang bukan mau diskusi atau cari perhatian, tapi cuma ajang caci maki. Ketika mbah tulis sanggahan, dan para iblis itu kelihatannya tidak mampu menjawab sehingga langsung ditelennya pula sanggahan Mbah. Ya sudah, Mbah mau unsubscribe lagi dari komunitas iblis itu, silahken milis itu diserang dari luar saja. -------

