http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006120907
*PEJABAT MONUC TINJAU LOKASI PEKERJAAN KOMPI ZENI TNI* 13 Jan 2009 *PUSPEN TNI* (13/1),- *Kontingen Garuda XX-F* yang tengah bertugas di Kongo mendapat kunjungan dari Deputy Chief of Staff Operations Support Kinshasa-Kolonel Mukarram dan Chief Engineering Forward Force Head Quarter Goma-Letnan Kolonel Prabal Bista. Kunjungan selama empat hari (9-12/1) tersebut dalam rangka meninjau pekerjaan zeni yang tengah dilaksanakan oleh Kompi Zeni TNI serta untuk mengetahui kendala yang ditemui di lapangan. Setibanya di bandara Mavivi-Beni, kedua pejabat Monuc (Mission de l'Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congo/misi PBB di Kongo) langsung menemui Field Operation Manager (Mr. Boris Radkevitch) di Beni-Monuc HQ dengan agenda membahas tugas-tugas yang dibebankan Monuc kepada pasukan Zeni Indonesia yang berada di bawah kendali Brigade North Kivu. Kunjungan dilaksanakan pada akhir pekan karena mengingat pasukan Zeni TNI yang ada Beni tengah mengerjakan perbaikan runway Bandar Udara Mavivi yang hanya dapat dikerjakan pada hari Sabtu dan Minggu, dimana pada hari-hari tersebut tidak terdapat jadwal penerbangan. Pada Sabtu (10/1) Kolonel Mukarram dan Letnan Kolonel Prabal Bista meninjau lokasi pekerjaan lapangan tembak FARDC (Forces Armee Republique Demokratik du Congo/ Pasukan Pemerintah Kongo) di Nyaleke didampingi Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-F, Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo. Pada kesempatan tersebut, Kolonel Mukarram meminta agar pekerjaan pembuatan Lapangan Tembak untuk sementara waktu dihentikan karena medan yang berbatu membutuhkan bahan peledak dengan daya ledak tinggi untuk menghancurkannya. Padahal dalam proses DDRRR (Disarmament, Demobilization, Repatriation, Reintegration and Resettlement) dibutuhkan suasana yang aman dan kondusif serta jauh dari suara tembakan maupun ledakan. Oleh karena itu, pekerjaan pembuatan Lapangan Tembak untuk sementara dialihkan menjadi perbaikan jalan menuju Pusat Pelatihan Militer FARDC di Nyaleke. Dari Nyaleke rombongan menuju lokasi pengambilan limonite (sejenis tanah merah yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan jalan maupun runway) di daerah Kisangga Mamboya Quary yang berjarak 28 km dari Nyaleke. Selanjutnya rombongan bergerak ke Bandara Mavivi untuk meninjau secara langsung pekerjaan pemeliharaan bandara yang tengah dikerjakan oleh satgas Konga XX-F. Pekerjaan perbaikan Bandar Udara merupakan prioritas utama tugas Indonesia Engineering Company guna mendukung misi Monuc dalam melaksanakan proses DDRRR di negara Republik Demokratik Kongo. Bandara Mavivi merupakan sarana transportasi utama di wilayah Timur Kongo sebagai penghubung antara kota Beni dan wilayah sekitarnya dengan kota-kota lain di Kongo. Disamping itu, Mavivi Airport menjadi salah satu titik penting bagi pengerahan pasukan FARDC dalam menjaga keamanan dan untuk menghalau ancaman dari pemberontak, khususnya di kawasan Timur negara yang kaya akan sumber daya alam tersebut. Di tempat yang sama rombongan meninjau lokasi pembuatan hellipad dan base camp yang dipersiapkan untuk kontingen negara Nepal dan RSA ( Republic of South Africa ). Sore harinya Perwira Seksi Operasi Satgas-Letnan Satu Czi Titan Jatmiko menyampaikan paparan tentang pekerjaan yang sedang dilaksanakan Kompi Zeni TNI serta kendala yang dihadapi. Dalam kunjungannya, Kolonel Mukarram menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat terhormat dapat berada ditengah-tengah prajurit Kontingen Indonesia dan ia sangat menikmati keramah-tamahan serta suasana akrab diantara para prajurit TNI. Dirinya mendoakan agar Tuhan yang Maha Kuasa memberikan perlindungan dan kesuksesan kepada prajurit Indo Eng Coy selama menjalankan tugas di DRC (Democratic Republic of Congo ). Kolonel Mukarram juga mengingatkan bahwa tugas memberikan bantuan kemanusiaan di bawah bendera PBB adalah sejalan dengan ajaran agama dan dirinya mengharapkan agar seluruh prajurit Indo Eng Coy dapat menunjukkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pejabat Kinshasa (ibukota Kongo tempat bernaungnya Markas Besar Monuc) itu juga menyampaikan penekanan agar Kontingen Garuda dapat melakukan sesuatu yang bermanfaat terhadap masyarakat sekitar sehingga Komunitas Kongo akan selalu mengingat Kontingen Indonesia meskipun sudah kembali ke tanah air. Kolonel yang telah mengabdikan diri selama 30 tahun di angkatan darat Pakistan tersebut juga mengingatkan bahwa hanya pasukan Zeni yang dapat melaksanakan hal mulia tersebut dengan membangun jalan, jembatan, lapangan terbang, perumahan dan sarana publik lainnya. Dirinya memuji pekerjaan perbaikan jalan Kota Beni yang dilaksanakan Kompi Zeni TNI beberapa waktu lalu yang merupakan bentuk sumbangsih prajurit Kontingan Garuda XX-F terhadap masyarakat Kongo. [Non-text portions of this message have been removed]

