Gencatan Senjata Sepihak, Tipuan
Israel<http://muhsinlabib.wordpress.com/2009/01/18/gencatan-senjata-sepihak-tipuan-israel/>

*Mengumumkan gencatan senjata sepihak ketika Hamas masih menganggap perang
yang dimulai Israel belum berakhir (karena tuntutan-tuntutannya belum
dipenuhi) merupakan taktik keji. Israel ingin memanipulasi opini dunia
sedemikaian rupa sehingga bila melakukan penyerbuan lagi dengan dalih
membalas roket-roket yang ditembakkan Hamas maka ia ingin diakui aksinya
sebagai aksi bela diri. Sejumlah media massa, termasuk di Indonesia pun ikut
koor melaporkan "Israel Hentikan Perang".
*

*Selain itu, gencatan senjata Israel adalah tipuan semata karena
tank-tanknya tidak ditarik sama sekali dari Gaza. Rupanya, Israel menganggap
pendudukan berbeda dengan agresi. Padahal tuntutan Hamas dan
faksi-faksi perlawanan
adalah penarikan total dari Gaza, pembukaan pintu-pintu perbatasan, dan
pembukaan blokade yang berlangsung dua tahun.*

*Meski telah mengumumkan gencatan senjata secara sepihak, militer Israel
tetap melakukan serangan udara ke Jalur Gaza. Hal tersebut dilakukan setelah
roket-roket tetap meluncur dari arah Gaza ke selatan Isarel Minggu (18/1).*

*"Kami melakukan serangan melawan kelompok peluncur roket di Beit Hanun. Itu
adalah regu yang juga meluncurkan ke dalam Sderot pagi ini," ujar juru
bicara militer Israel seperti dikutip AFP.*

*Isarel mengklaim, di hari pertama gencatan senjata sepihak yang diumumkan
Israel, Hamas tetap melontarkan sejumlah roket ke wilayahnya, Sedikitnya
empat di antara roket mendarat dekat pusat kota namun tidak melukai seorang
pun.*

*Menanggapi insiden tersebut, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengatakan,
hal tersebut menunjukkan bahwa gencatan senjata sangat lemah dan mudah
dilanggar. Karenanya, Israel bakal melakukan evaluasi menit demi menit.*

*"Keputusannya pemerintah membolehkan tentara Israel membalas dan menyerang
lagi jika musuh kami di Jalur Gaza tetap meneruskan serangan," katanya usai
rapat kabinet di Jerusalem. Ia mengatakan sebenarnya berharap serangan
berakhir namun IDF (angkatan bersenjata Israel) akan merespon jika Hamas
tetap meluncurkan roket.*

*Sebelumnya, pemerintah Iran mengatakan gencatan senjata Israel di Gaza
tidak cukup untuk menghentikan konflik dengan Palestina. "Keberadaan pasukan
di tempat-tempat ini pada hakekatnya adalah provokatif, dan tidak ada
jaminan bagi diakhirinya perang itu," katanya.*

*Mottaki mengatakan keputusan itu menunjukkan bahwa para pemimpin Israel
telah gagal mencapai tujuan-tujuan mereka yang telah diumumkan itu. Iran
adalah pendukung kuat Hamas , yang menguasai Jalur Gaza, dan tidak mengakui
Israel musuh bebuyutannya itu. Hamas hanya akan menyetujui gencatan senjata
jika Israel membuka blokade atas wilayah tersebut dan tidak ada kehadiran
seorang pun serdadu Israel di Gaza. *


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke