zionis memang beradab eh biadab..
Dokter Yordania: 90% Korban Akibat Bom Phosphor
Tim dokter dari Yordania yang kembali dari Jalur Gaza, melakukan
konferensi pers, dan menjelaskan, bahwa 90% korban yang luka dan
meninggal akibat bom phosphor putih yang digunakan oleh tentara Israel
dalam perang yang lalu. Anggota tim dokter Yordania, lebih lanjut
menegaskan, padahal menurut konvensi Jenewa bom phosphor putih,
termasuk jenis senjata yang dilarang untuk digunakan dalam perang.
Maka, Zionis-Israel sudah melanggar arbitrasi internasional, dan
melakukan kejahatan perang.
Pernyataan tim dokter Yordania yang menegaskan penggunaan senjata
phosphor putih yang dilarang oleh konvensi Jenewa itu, dibenarkan oleh
ahli kesehatan dari Norwegia, yang sudah bertugas di Afghanistan,
Lebanon, dan terakhir di Gaza. Dari penelitian yang dilakukan oleh para
ahli kesehatan dari Norwegia itu, menunjukkan Israel, menggunakan jenis
senjata yang bukan konvensional, dan senjata yang dilarang oleh
konvensi internasional. Dokter dari Yordania itu, juga menyebutkan
bahwa ahli kesehatan dari Norwegia itu telah mengambil contoh dari
korban yang berada di rumah-rumah sakit, yang akan menjadi dokumen,
serta bukti-bukti akan adanya pelanggaran dan kejahatan perang yang
dilakukan Israel di Gaza.
Sementara itu, tim doker dari Yordania telah mengumpulkan sejumlah
contoh dari rumah-rumah sakit yang ada di Gaza, dan dari diagnose itu,
memang membuktikan tentara Zionis-Israel telah menggunakan phosphor
putih dalam perang di Gaza. Dari luka-luka korban yang diakibatkan oleh
bom phosphor putih itu sudah dibuktikan oleh tim dokter Yordania.
Dr.Zuhair Abu Fares, Kepala Kerjasama Dokter, mengirimkan tim delegasi
ke Gaza,yang ketiga kalinya, guna menyelidiki lebih jauh akibat perang
yang terjadi di Gaza, serta penggunaan senjata kimia, serta jenis
senjata lainnya dalam perang.
Kemarin,
kami melihat di jalan, dan di tempat lainnya, adanya bukti-bukti
phosphor putih, ujar Christopher Cobb-Smith. Phosphor putih itu tidak
pernah digunakan di wilayah penduduk sipil, tambahnya. Amnesty
Internasional, yang melakukan kunjungan ke Gaza, dan mendatangi
rumah-rumah penduduk, dan menemukan bukti-bukti adanya penggunaan
senjata bom phosphor putih. Israel menurut para ahli hukum, yang
melakukan kunjungan ke Gaza, juga menyimpulkan Israel telah melakukan
kejahatan perang war crime.
Di bagian lain, Presiden Lembaga Kemanusiaan IHH, Fahmi Bulent
Yildirin telah membuka cabang di Gaza, dan acara pembukaannya dihadiri
Menteri Kesehatan, Dr.Basem Naim serta anggota parlemen Jamal
al-Khudari. Naim menyampaikan terima kasih kepada rakyat Turki, yang
memberikan dukungan penuh kepada rakyat Palestina, yang menghadapi
agresi militer Israel selama 23 hari, dan Ankara telah mendukung
perjuangan rakyat Palestina. Selanjutnya, Dr.Naim ingin meningkatkan
kerjasama persaudaraan, yang lebih kokoh antara rakyat Palestina dan
Turki. Hubungan persaudaraan ini diharapkan semakin meningkat di masa
mendatang.
Yildirin sangat prihatin melihat kehancuran yang dialami rakyat
muslim Gaza. Lembaga yang kemanusiaan yang dipimpin Yildirin, berjanji
akan membantu pembangunan kembali wilayah Gaza,yang sudah menjadi
korban agresi Israel. Presiden Lembaga Kemanusiaan IHH itu,
merencanakan membangun rumah yang modern dan bear di Gaza. Lembaga IHH
yang dipimpin oleh Yildirin, berjanji memberikan bantuan kepada
tiap-tiap penduduk Gaza, yang rumah hancur akibat agresi militer
Israel, sebesar 2000 dolar. (m/pic)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[email protected]
mailto:[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/