http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/01/22/3932.html


Kamis, 22 Januari 2009, 14:00:14 WIB

*Papua Barat Terima PNPM Sebesar Rp. 155 Millyar
"Jangan Ada Lagi Kesalahan dan Kecerobohan Mengelola Sumber Daya Alam"
*
(Presiden SBY dan Ibu Ani bercanda dengan anak-anak korban gempa, Kamis
(22/1) siang, di Manokwari, Papua Barat. (foto: anung/presidensby.info))

*Manokwari*: *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* hari Kamis (22/1) siang
menyerahkan bantuan langsung PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat)
Mandiri Tahun 2009, di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat. Bantuan
langsung PNPM yang diserahkan kepada Gubernur Papua Barat untuk 9 kabupaten
dan kota, besarnya Rp. 154,72 millyar. Juga diserahkan bantuan 3 ribu paket
sembako untuk masyarakat kabupaten Manokwari, sementara Ibu Negara
menyerahkan 1 unit mobil pintar dan 1 unit motor pintar kepada bupati
Manokwari Dominggus Mandacan.

Presiden didampingi Ibu Negara kemudian menyaksikan penyerahan KUR (Kredit
Usaha Rakyat). Di tempat yang sama, Presiden kemudian menandatangani
prasasti sebagai tanda diresmikannya proyek proyek infrastruktur di Papua
Barat, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat
(KUR) yakni , Direktur Utama BRI menyerahkan KUR senilai Rp. 47,45 millyar
untuk 3721 debitur, Dirut Bank Mandiri menyerahkan KUR sebesar Rp. 11,22
millyar untuk 44 debitur, dan Dirut BNI menyerahkan KUR senilai Rp.8,42
millyar kepada 44 debitur.

Gubernur Papua Barat Abraham O Atuturi dalam laporannya menyampaikan rasa
terima kasihnya atas komitmen pemerintah dalam membangun tanah Papua Barat.
"Kami berharap bantuan PNPM dan KUR, serta bantuan pemerintah lainnya dapat
terus dilaksankan, karena sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat kami, "
ujar Abaraham. Selain itu dilaporkan pula bahwa pemerintah Papua Barat juga
telah melaksanakan program penghijauan dalam rangka menunjang program
pemerintah pentingnya menanam pohon untuk mengeliminir efek pemanasan global
yang terjadi saat ini.

Presiden SBY dalam sambutannya antara lain mengatakan, diwaktu yang lalu
barangkali ada kelalaian dalam mengelola sumber daya alam, maka mulai
sekarang jangan ada lagi kesalahan dan jangan ada kecerobohan idalam
menggunakan sumber daya alam ini agar rakyat mendapatkan keuntungan yang
sebesar-besarnya, kata SBY.

"Ajak semua pihak, dunia usaha dan jajaran pemerintah untuk menjalankan
pembangunan yang berbasiskan sumber daya alam ini dengan sebaiknya-baiknya,
tanpa mengurasnya secara berlebihan dan tanpa merusak lingkungan. Karena
anak cucu kita diwaktu yang akan datang juga memiliki hak untuk menggunakan
sumber daya alam anugerah Tuhan ini," kata SBY.

Perjalanan dari Manokwari ke Pulau Mansinam menggunakan KRI Alkura, dengan
jarak sekitar 18 mil. Saat berada di atas KRI Alkura, rombongan menyaksikan
perahu hias milik nelayan yang berjejer rapih mengikuti KRI Alkaru hingga
pulau Mansinam.
Tampak hadir antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Menko Kesra Aburizal
Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendagri Mardiyanto, Mensos Bachtiar
Chamsyah, Menhub Djusman Syafei Djamal, Menteri PU Djoko Kirmanto, Panglima
TNI Jenderal Djoko Santoso, dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng. (win)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke