http://www.antara.co.id/arc/2009/1/17/100-mahasiswa-peroleh-beasiswa-dari-arab-saudi/

*100 Mahasiswa Peroleh Beasiswa dari Arab Saudi*


*Makassar* (ANTARA News) - *Pemerintah Arab Saudi* mengaku siap memberikan
beasiswa kepada sekitar 100 mahasiswa asal Sulawesi Selatan, untuk belajar
di Kampus Ryaad Arab Saudi.

*Duta Besar Arab Saudi, Abdul Rahman Al Khayyat*, saat melakukan kunjungan
di Makassar, Sulsel, kemarin, mengungkapkan, sebagai tahap awal, pihaknya
bersedia untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari Univeritas
Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Universitas
Muslim Indonesia (UMI).

"Ketiga kampus yang kami pilih, yakni Unhas, UMI, dan UNM memiliki sumber
daya manusia yang cukup baik. Tapi kami tidak menutup peluang jika ada
mahasiswa dari kampus lainnya yang diajukan pemerintah sulsel untuk ikut
dalam program beasiswa ini," ungkap Abdul Rahman saat melakukan pertemuan
dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Dia menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan dana sebesar 1200 Dolar AS
untuk mendukung program tersebut selama satu tahun. Dalam program ini, para
mahasiswa Sulsel nantinya akan belajar untuk memperoleh gelar Magister (S2)
dan Doktor (S3).

"Semua fasilitas yang diperlukan para mahasiswa telah kami persiapkan. Dari
pemerintah Arab Saudi, tinggal menunggu persetujuan dan sikap dari
pemerintah provinsi Sulsel," jelasnya.

Jika program beasiswa ini dapat dilakukan, salah satu bidang studi yang akan
dikembangkan yakni bidang keagamaan, terutama agama Islam. Menurut dia,
perkembangan agama islam di Sulsel dapat terus ditingkatkan melalui beberapa
media seperti kampus, oleh mahasiswa yang telah menempuh pendidikan di Arab.

Selain itu sektor pendidikan, pemerintah Arab Saudi juga berencana akan
memberikan bantuan kepada sejumlah rumah sakit di Sulsel. Meski demikian,
pemerintah Arab masih menunggu daftar kebutuhan dari setiap rumah sakit,
terutama sejumlah fasilitas rumah sakit.

"Kami juga berencana akan membantu pemerintah sulsel dalam hal memenuhi
kebutuhan di rumah sakit. Kami telah mekpersiapkan dana sebesar 24 juta
dolar AS untuk dikucurkan ke rumah sakit. Semoga saja, dana tersebut dapat
bermanfaat bagi masyarakat Sulsel," katanya.

Merespon hal tersebut, Gubernur Propinsi Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengaku
cukup senang dengan rencana tersebut. Dia mengaku, pemerintah propinsi juga
memiliki program yang sama, yakni pemberian beasiswa kepada 1000 mahasiswa
dan 500 doktor. Program beasiswa oleh pemerintah arab tersebut dinilai dapat
meringankan program pemerintah provinsi.

"Saya pikir, program yang ditawarkan pemerintah Arab Saudi cukup bagus.
Apalagi Pemerintah Provinsi juga memiliki program yang sama. Namun, kami
akan mempertimbangkannya lebih dulu," kata Syahrul.

Seperti diketahui, pemerintah provinsi telah mempersiapkan dana sebesar Rp12
miliar pada tahun 2009.

Dana tersebut, rencanannya akan dipergunakan untuk membantu para mahasiswa
berprestasi untuk memperoleh gelar doktor. Namun, program tersebut
rencananya akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2013.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke