http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/02/06/3979.html
*"Hentikan Dulu Pemekaran Wilayah"* (Presiden SBY memberi keterangan kepada wartawan, di Kantor Kepresidenan, hari Jumat (6/2) siang. (foto: anung/presidensby.info)) *Jakarta*: Sikap pemerintah tentang pemekaran wilayah sudah sangat jelas, yakni harus sungguh-sungguh memenuhi syarat-syarat yang mendasar. Bukan malah untuk kepentingan para elit atau motivasi politik lainnya. Demikian dikatakan *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* dalam konferensi pers Jumat (6/2) siang, di Kantor Kepresidenan. Sebelum konferensi pers digelar, Presiden menerima Menko Polhukam Widodo AS dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Ikut hadir Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi dan Jubir Presiden, Dino Patti Djalal. "Saya telah menyampaikan statement berkali-kali bahwa pemekaran itu harus sungguh memenuhi syarat-syarat yang mendasar, karena sebagian pemekaran berhasil dengan baik, namum juga sebagian pemekaran saya nilai sendiri tidak berhasil dengan baik. Apalagi kalau pemekaran itu hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan elit-elit tertentu, elit-elit lokal, entah motivasi politik atau motivasi ekonomi dan sebagainya. Itu bukan untuk meningkatkan pembangunan, agar dengan dimekarkannya daerah bertambah maju, rakyat bertambah maju dan rakyat bertambah sejahtera. Tapi saat ini banyak yang bukan karena itu ," kata SBY. "Karena itu saya juga sudah menyampaikan kepada pimpinan DPR dan DPD, mari kita lakukan moratorium dulu, kita evaluasi dulu pemekaran yang berjalan selama ini. Jangan ditambah lagi dengan pikiran-pikiran yang terus terang bukan solusi, tetapi masalah. Saya mengajak semuanya, jajaran pemerintah, DPRD, DPR-RI, DPD-RI , wartawan, elit dan semuanya untuk betul-betul melihat pemekaran ini secara matang," jelas SBY. (win) [Non-text portions of this message have been removed]

