> Date: Thursday, February 12, 2009, 1:13 PM
> 12/02/2009 13:01 wib - Nasional Aktual
> Kevin Rudd Ungkap Bantuan Indonesia
> 
> Brisbane, CyberNews. Perdana Menteri Kevin Rudd, Kamis
> (12/2) sore, menyampaikan kepada Parlemen Federal Australia
> di Canberra tentang bantuan pemerintah RI senilai satu juta
> dolar AS bagi para korban bencana semak belukar di negara
> bagian Victoria dan mengungkapkan ketulusan persahabatan
> Indonesia kepada Australia.
> 
> Dalam sidang parlemen yang disiarkan langsung Stasiun TV
> ABC secara nasional itu, PM Rudd mengatakan, Presiden RI
> menganggap Australia sahabat yang selalu membantu Indonesia.
> 
> Informasi mengenai bantuan Indonesia itu disampaikan PM
> Rudd di depan para anggota Parlemen Federal sehari setelah
> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengirimkan surat berisi
> ucapan simpati dan rasa prihatin yang mendalam kepada Rudd
> atas musibah kebakaran besar yang terjadi di negara bagian
> Victoria.
> 
> Dalam surat tersebut, Presiden Yudhoyono, seperti dikutip
> Juru bicara Kepresidenan bidang Luar Negeri Dino Pati
> Djalal, menyampaikan rasa prihatin dan sedih bangsa
> Indonesia atas musibah tersebut.
> 
> "Dalam rangka kemitraan Indonesia dengan Australia,
> sukses Australia juga sukses Indonesia . Tapi juga
> sebaliknya penderitaan Australia juga penderitaan
> Indonesia," kata Dino menjelaskan isi surat Kepala
> Negara kepada PM Rudd itu.
> 
> Selain komitmen bantuan senilai satu juta dolar AS bagi
> perbaikan sekolah-sekolah di lokasi kebakaran, pemerintah RI
> juga akan mengirimkan tim forensik Polri untuk membantu
> identifikasi korban kebakaran.
> 
> Sementara itu, dalam penjelasannya tentang perkembangan
> terkini bencana kebakaran semak belukar di depan parlemen
> itu, PM Rudd mengatakan, bangsa Australia tidak merasa
> sendiri di saat menghadapi masa-masa tersulit ini karena
> dunia menunjukkan simpatinya yang mendalam.
> 
> Pemimpin Australia itu mengatakan, solidaritas kemanusiaan
> bagi para korban datang dari seluruh Australia dan berbagai
> pelosok dunia. "Akibat bencana ini, lima ribu warga
> kehilangan rumah," katanya.
> 
> PM Rudd lebih lanjut menjelaskan tentang kerja sama terpadu
> pemerintah federal dan pemerintah Victoria, serta soliditas
> kerja sama Angkatan Bensenjata Australia (ADF) dan polisi
> dalam mendukung program rekonstruksi daerah-daerah yang
> hancur akibat bencana kebakaran terburuk dalam sejarah
> Australia sejak 1983 itu.
> 
> Ia juga menyampaikan perkembangan kerja Centerlink dalam
> mendistribusikan paket bantuan langsung pemerintah federal
> kepada ribuan korban bencana dan permintaannya pada pihak
> asuransi agar mempercepat proses klaim para korban bencana
> sehingga mereka terbantu dalam membangun kembali kehidupan
> mereka. 
> 
> Dalam sidang Parlemen Federal itu, pimpinan sidang
> menyampaikan penghormatan atas kepahlawanan semua orang yang
> terlibat dalam penanganan bencana kebakaran semak belukar
> itu dan terima kasih kepada semua warga dunia yang telah
> memberikan perhatian dan bantuannya kepada para korban. 
> 
> Secara khusus pimpinan sidang Parlemen Federal Australia
> itu menyampaikan terima kasih kepada ratu dan pangeran Wales
> serta negara-negara di kawasan Asia Pasifik atas kemurahan
> hati mereka.
> 
> Dalam perkembangan lain, memasuki hari ke-enam bencana,
> total nilai donasi publik yang masuk ke pundi Dana Imbauan
> Kebakaran Semak Victoria (VBAF) Palang Merah Australia (ARC)
> sudah mencapai lebih dari 50 juta dolar Australia.
> 
> Jumlah itu dipastikan terus meningkat karena Coles, salah
> satu jaringan supermarket terbesar dengan 740 cabang di
> seluruh Australia, misalnya, akan menyalurkan semua
> keuntungan penjualannya padai Jumat (13/2) ke VBAF Palang
> Merah Australia.
> 
> Masyarakat Indonesia di Australia juga ikut menunjukkan
> empati mereka kepada para korban dengan menggalang dana
> bantuan di antara mereka. Di Melbourne, komunitas Indonesia,
> Kamis, menyelenggarakan acara pengumpulan dana bantuan bagi
> para korban kebakaran semak belukar Victoria di kantor
> Konsulat Jenderal Indonesia Melbourne.
> 
> Selain mereka, kegiatan pengumpulan bantuan bagi para
> korban juga dilakukan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di
> Universitas Queensland, Perhimpunan Komunitas Muslim
> Indonesia di Brisbane dan masyarakat pengajian akhir pekan
> Ikhwan Brisbane.
> 
> Dana terkumpul akan disalurkan ke korban lewat VBAF dan
> "Human Appeal International Australia".
> 
> Bencana kebakaran itu menewaskan sedikitnya 181 orang serta
> menghancurkan lebih dari seribu rumah warga dan sekitar 400
> ribu hektar hutan semak belukar.
> 
> Untuk meringankan beban korban, pemerintah pusat menyiapkan
> bantuan tunai melalui "pembayaran Pemulihan Bencana
> Pemerintah Australia", masing-masing 1.000 dolar bagi
> setiap warga berusia dewasa dan 400 dolar bagi setiap
> anak-anak.
> 
> Jumlah korban tewas diperkirakan bertambah hingga mencapai
> 300 orang, karena masih banyak warga yang dinyatakan hilang
> dan belasan titik api masih membara di sejumlah lokasi. 
> 
> Para korban tewas itu antara lain ditemukan di daerah
> Kinglake, Kinglake West, St Andrews, Wandong, Callignee,
> Hazelwood, Jeeralang, Humevale, Bendigo, Upper Callignee,
> Long Gully, Strathewan dan Arthurs Creek.
> 
> Australia adalah salah satu negara sahabat Indonesia, yang
> segera membantu korban bencana tsunami Aceh-Nias pada 2004
> dan gempa bumi Nias pada 2005. Australia juga memberikan
> banyak bantuan bidang pendidikan kepada Indonesia. 
> 
> (Ant /CN05)
> 
> 
> 
> http://suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=22800
> 


      

Kirim email ke