http://www.antara.co.id/arc/2009/2/10/indonesia-diminta-dorong-oki-wujudkan-perdamaian-timteng/



*Indonesia Diminta Dorong OKI Wujudkan Perdamaian Timteng*


*Jakarta* (ANTARA News) - *Pemerintah Inggris *menilai *Indonesia* mampu
memainkan peran penting dalam dunia Islam, terutama dengan menyampaikan
pengaruhnya kepada negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) guna
mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara Inggris Bill Rammell dalam pidatonya
di Pusat Dialog dan Kerjasama antar Peradaban (CDCC) di Jakarta, Selasa.

"Kami yakin bahwa Indonesia mampu memainkan peranannya, dengan menyampaikan
pengaruh kepada negara-negara anggota OKI guna meyakinkan mereka untuk
memperlihatkan toleransi dan kemauan yang sama untuk mengupayakan kompromi
yang telah memberikan sedemikian banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia
selama dekade yang lalu," katanya.

Menurut Rammell, Indonesia memainkan peran penting yang bisa dimainkan dalam
dunia Islam dengan memperlihatkan bahwa menjadi sebuah negara yang
menghargai agama tidak berarti menyerah kepada mereka yang memaksakan satu
agama.

"Juga penting untuk mengamati apa yang membuat orang bersimpati kepada kaum
ekstrimis, dan membuktikan bahwa kemajuan bisa dicapai mengenai isu-isu ini
tanpa menjadi bersikap tidak toleran dan membenti tetapi melalui
pemerintahan yang lebih baik yang menyediakan layanan yang diharapkan oleh
masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa di lain pihak, Inggris akan melakukan hal
yang sama dengan berbagai kontaknya di Israel, melalui pembahasan di Uni
Eropa dan pemerintah baru AS.

"Hanya melalui kerjasama negara-negara seperti Indonesia dan Inggris,
...hanya jika kita memiliki kepedulian yang sama dan mencari penyebabnya
dengan semangat dan tekad maka kita bisa melakukan perbedaan yang
sesungguhnya," ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa keberadaannya di Indonesia didasarkan atas pengaruh
Indonesia terhadap kejadian-kejadian dunia. Ia merujuk pada keberhasilan
Indonesia menempuh perjalanan yang jauh dan sulit dari otoritarianisme dan
konflik.

"Meskipun Indonesia pernah terkesan pasti akan mengalami kekacauan dan
kemerosotan ekonomi, tetapi saat ini negara ini menjadi topik bahasan
seperti di majalah Newsweek sebagai `negara demokrasi yang bersatu, mantap
dan sejahtera`," katanya.

Rammell melakukan kunjungan resmi ke Indonesia 9-10 Febuari 2009 untuk
melanjutkan hubungan erat antara pemerintah Inggris dan Indonesia. Dalam
kunjungannya Rammell bertemu dengan Menlu RI Hassan Wirajuda dan melakukan
diskusi dengan komunitas madani Indonesia.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke