http://www.antara.co.id/arc/2009/2/13/korut-mulai-pasang-rud

al-jarak-jauh/


Korut Mulai Pasang Rudal Jarak Jauh


Seoul, (ANTARA News) - Korea Utara diduga mulai memasang 

rudal jarak jauhnya dan siap untuk meluncurkannya pada akhir 

bulan ini, kata laporan-laporan berita dari Korea Selatan 

seperti dikutip AFP.

Suratkabar Chosun Ilbo, mengutip seorang pejabat resmi 

pemerintah Korea Selatan, mengatakan bahwa tingkat pertama 

dan kedua dari rudal Taepodong-2 telah diusung dengan kereta 

ke tempat peluncuran di Musudan-ri, di pantai timurlaut.

"Rudal Taepodong-2 tidak di sekitar tempat peluncuran. Yang 

tampak adalah tingkat pertama dan kedua roket-roket yang 

sekarang sedang dipasang," kata pejabat tersebut.

Pada saat dipasang, rudal diperkirakan akan diusung ke 

tempat peluncuran. ditempatkan di posisi kanan dan diisi 

bahan bakar untuk ujicoba penembakan, kata pejabat itu.

Ia menambahkan, bahwa menurut rencana sebelumnya, rudal 

tersebut akan diluncurkan 25 Februari.

Saat tersebut adalah ulang tahun pertama pelantikan Presiden 

Korea Selatan Lee Myung-Bak.

Korea Utara memandang Lee sebagai musuh tersengit karena dia 

mengambil sikap tegas mengenai hubungan-hubungan lintas 

perbatasan daripada pendahulunya.

Namun laporan-laporan tak mungkin bisa dikonfirmasikan. 

Pemerintah Korea Selatan menolak memberikan komentar 

mengenai masalah-masalah yang menyangkut laporan intelijen.

Para analis mengatakan, peluncuran rudal akan dimaksudkan 

untuk menekan Lee untuk menghentikan kebijakan garis 

kerasnya, dan membujuk Presiden AS Barack Obama untuk 

menjadikan Korea Utara sebagai salah satu prioritas 

kebijakannya.

Chosun mengatakan, peningkatan kegiatan kendaraan-kendaraan 

dan orang-orang dipusatkan di Musudan-ri, namun keberadaan 

rudal berada di luar penginderaan satelit-satelit di pabrik 

yang tertutup itu.

Suratkabar mengatakan, komponen-komponen tersebut diangkut 

di dalam gerbong kereta api sepanjang 40 meter dari satu 

pabrik milik militer di dekat Pyongyang, yang menyangkal 

laporan satelit AS mengenai foto-foto mereka.

Para pejabat AS dan Korea Selatan sebelumnya mengatakan, 

negara komunis garis keras itu tampaknya akan mempersiapkan 

bagi ujicoba lainnya dari Taepodong-2.

Ujicoba rudal itu sebelumnya meledak hanya 40 detik dari 

peluncuran pertama du Musudan-ri pada Juli 2006.

Korea Selatan mengatakan, bahwa suatu peluncuran serupa akan 

membuat Korea Utara makin terisolasi dan juga mendapat 

tambahan sanksi-sanksi, sedangkan AS mengatakan bahwa hal 

itu akan bersifat provokatif.(*)




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke