Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin semestinya diperkuat 10 skadron
Sukhoi, dikarenakan wilayan udara Indonesia Timur sangat luas.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=5399

*Kasau : DUA SUKHOI TIBA AKHIR TAHUN 2009*
Dispenau, 2/17/2009

TNI Angkatan Udara beberapa lalu menerima tiga pesawat Sukhoi SU-30 MK2
beserta suku cadang dan peralatan pendukungnya untuk melengkapi menjadi
sepuluh pesawat yang ditempatkan di Skadron Udara 11 Lanud Sultan
Hasanuddin, Makassar.



Demikian sambutan *Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Subandrio
* pada apel 17-an yang disampaikan oleh Asisten Perencanaan (Asrena) Kasau
Marsda TNI Erry Biatmoko di Lapangan Apel Mebesau Cilangkap, Selasa (17/2).



Dikatakan, tiga unit Sukhoi SU-27 SKM direncanakan akan dikirim ke Indonesia
pada akhir 2009 sebanyak dua unit dan satu unit awal 2010 mendatang.



Dengan hadirnya tiga pesawat Sukhoi tersebut, tentunya akan menambah jumlah
pesawat tempur yang dimiliki TNI Angkatan Udara saat ini. Sejalan dengan
situasi keuangan negara yang semakin membaik serta upaya maksimal dari
institusi terkait, optimis tiga Sukhoi SU-27 SKM akan tepat tiba di
Indonesia pada akhir 2009 dan awal 2010 mendatang.



Dijelaskan Kasau, upaya peningkatan kesiapan operasional Angkatan Udara
difokuskan pada tercapainya kemampuan yang optimal dari satuan-satuan TNI
Angkatan Udara serta pemantapan lembaga pendidikan. Dengan demikian satuan
operasional dan lembaga pendidikan sebagai ujung tombak, karena kesiapan
operasional dan tuntutan kualitas SDM TNI Angkatan Udara merupakan faktor
yang menentukan dalam pelaksanaan tugas.



Terkait netralitas TNI, khususnya TNI Angkatan Udara senantiasa menghormati
dan memegang teguh komitmen netralitas yang telah disepakati para pimpinan
TNI.   Jangan sekali-kali dicederai atau dinodai karena netralitas TNI
tersebut merupakan cermin konsekwennya TNI dalam menjaga keutuhan bangsa dan
NKRI.



Selain itu dalam mengamankan kebijakan pimpinan TNI tentang netralitas TNI
dalam pemilu, setiap Komandan diharapkan melakukan sosialisasi dan
pengawasan melekat terhadap personel di jajarannya, sehingga setiap anggota
memahami, mengerti dan tidak melanggar serta melaksanakan kebijakan yang
telah diputuskan pimpinan TNI, jelasnya.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke