Di masa depan TNI perlu memiliki skuadron-skuadron udara, agar setiap KRI memiliki payung dan mata udara -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006121343 *TNI AL PERLU PENINGKATAN KEMAMPUAN PESAWAT UDARA* 19 Feb 2009 *DISPENAL* (19/2),- *Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H.* menegaskan, untuk menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin berat, maka ke depan perlu dilaksanakan pengembangan kekuatan penerbangan, khususnya peningkatan kemampuan pesawat udara sebagai kepanjangan tangan Armada atau Fleet Air Ares, agar mampu melaksanakan pukulan terhadap kekuatan kapal permukaan bahkan melaksanakan peperangan anti kapal selam. Untuk merealisasikan hal tersebut tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, sehingga diperlukan tahapan panjang serta tindakan serius di lingkungan TNI AL pada umumnya dan personel penerbangan khususnya. "Wujud dari keseriusan tersebut adalah dengan melaksanakan perencanaan yang terarah, berlanjut dan berkesinambungan," tegas Kasal Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H. pada acara Alih Bina Satuan-Satuan Penerbangan TNI AL di Juanda, Surabaya. Satuan-Satuan Penerbangan TNI AL yang semula dibawah pembinaan Komando Armada RI Kawasan Timur dan Komando Armada RI Kawasan Barat dialihbinakan kepada Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal). Menurut Kasal lebih lanjut bahwa alih bina tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja Satuan Penerbangan TNI AL agar lebih terarah, efektif dan efisien. Penerbangan TNI AL memiliki sejumlah pesawat dari berbagai jenis antara lain Cassa jenis angkut personel, Cassa Patroli Maritim, Nomad dan helikopter bell, bolkow dan kolibri, bahkan pernah memiliki pesawat pembom dan helikopter anti kapal selam. [Non-text portions of this message have been removed]

