http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/02/20/Internasional/krn.20090220.157407.id.html
*Sang Pembunuh Bisu* Para penembak jitu Angkatan Bersenjata Inggris menyebutnya "Pembunuh Bisu"--senapan laras panjang L115A3, yang dalam beberapa pekan terakhir telah membidik para pejuang Taliban di Afganistan. Menggunakan teknologi yang dipakai tim penembak Olimpiade Inggris, senapan ini menjamin tercapainya "satu peluru, satu nyawa" dalam jarak 1.100 meter. Sang Pembunuh Bisu Para penembak jitu Angkatan Bersenjata Inggris menyebutnya "Pembunuh Bisu"--senapan laras panjang L115A3, yang dalam beberapa pekan terakhir telah membidik para pejuang Taliban di Afganistan. Menggunakan teknologi yang dipakai tim penembak Olimpiade Inggris, senapan ini menjamin tercapainya "satu peluru, satu nyawa" dalam jarak 1.100 meter. Pandangan Teleskopis: Schmidt & Bender 5-25x56 PM II LP memperbesar sasaran sampai 25 kali lipat. Teropong, dengan tanda silang bercahaya, memungkinkan penembak untuk membidik dalam kondisi berkabut dan bercahaya rendah. Pelat ujung yang dapat disesuaikan seperti senjata Olimpiade: Memungkinkan penembak dengan mudah meluruskan mata dengan teropong dan mengepaskan ujungnya ke bahu untuk mengurangi goyangan. Peredam: Mengurangi percikan api dan suara. Kaliber: 8,59 mm Kecepatan moncong: 936 meter/detik Berat: 6,8 kg Panjang: 130 cm Harga senapan: Rp 87 juta Harga teropong: Rp 28 juta Kaki-ganda yang dapat disesuaikan: memungkinkan penembak untuk menahan senapan sambil menentukan sasaran. Magasin lima putaran: memungkinkan sasaran ganda diserang, meningkatkan dampak psikologis terhadap musuh. Stok lipat: mengurangi panjang agar dapat masuk ransel. Panjang peluru: 91,44 mm Peluru 8,59 mm dapat menembus pintu mobil dalam jarak 1.600 m. Sumber: Kementerian Pertahanan Inggris [Non-text portions of this message have been removed]

