SBY masih sangat kuat di 2009

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2009/2/21/sby-pencalonan-jk-sebagai-capres-tak-ganggu-pemerintahan/

*SBY: Pencalonan JK Sebagai Capres Tak Ganggu Pemerintahan*


*Jakarta* (ANTARA News) - *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* mengatakan
pernyataan *Wapres Jusuf Kalla* yang siap menjadi Capres dalam Pemilu
Presiden mendatang tidak akan mengganggu hubungan keduanya dan jalannya
pemerintahan.

Pernyataan itu disampaikan Presiden dalam wawancara eksklusif dengan Metro
TV yang ditayangkan Sabtu malam ini di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyebutkan menghormati sikap Wapres
yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar itu untuk maju sebagai calon presiden
Partai Golkar dalam pemilu presiden 2009.

Presiden Yudhoyono bahkan mengatakan siap berkompetisi dengan Jusuf Kalla
jika memang kondisi politik mengharuskan bersaing dengan wakil presidennya
saat ini.

Menurutnya, persaingan antara Presiden dan Wapres dalam sebuah Pilpres sudah
pernah terjadi pada saat Presiden Megawati bersaing dengan Wapres Hamzah
Haz.

"Saya kira Pak JK dan saya memahami etiket dan etika. Hubungan kami baik
selama ini, oleh karena itu harapan saya kalau suatu saat berbeda posisi,
kita bisa menjaga kepantasan dan kepatutan dalam berkampanye saat Pemilu,"
katanya.

Presiden juga menambahkan, kesiapan JK sebagai Capres ini juga tidak akan
mempengaruhi koalisi antara Partai Demokrat dan partai-partai lain di
pemerintahan SBY-JK.

"Meski sudah mulai pemanasan-pemanasan dan benturan-benturan tetapi koalisi
ini merupakan komitmen kita yang rakyat juga tahu itu harus dilanjutkan dan
dituntaskan sampai akhir masa bakti pemerintahan ini," katanya.

Sebelumnya, Wapres usuf Kalla menyatakan bersedia mencalonkan diri menjadi
calon presiden dari Partai Golkar pada pemilu 2009 mendatang sebagai amanah
yang sudah diberikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke