http://www.antara.co.id/arc/2009/2/17/indonesia-harus-kuasai-total-pulau-miangas/

*Indonesia Harus Kuasai Total Pulau Miangas*


*Jakarta*  (ANTARA News) - *Wakil Ketua Komisi I DPR, Yusron Ihza Mahendra*,
di Jakarta, Senin, menegaskan Indonesia harus tetap menguasai secara total
Pulau Miangas di wilayah perairan Provinsi Sulawesi Utara, yakni di kawasan
perbatasan RI-Filipina.

"Berita bahwa Filipina mengklaim Pulau Miangas (Las Palmas) di Sulawesi
Utara (Sulut) sebagai wilayah mereka, menjadi perhatian serius Komisi I DPR
sejak beberapa hari terakhir," ungkapnya kepada ANTARA.

Karena itu, dalam rapat dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD)
beberapa waktu lalu, ujarnya, dirinya secara langsung menanyakan itu.

"Dan kebetulan saya dapat penjelasan, bahwa dari Pak KSAD, bahwa secara de
facto Indonesia tetap kuasai pulau itu secara total," tegasnya.

Kemudian, lanjutnya, dari kunjungan tim Komisi I DPR ke Pulau Miangas
sebelumnya, memang betul Indonesia punya beberapa instansi di sana, termasuk
Koramil.


Klaim Resmi

Yusron Ihza Mahendara juga menjelaskan hasil pembicaraannya dengan Menteri
Luar Negeri (Menlu) saat berlangsung Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR
hari ini (Senin).

"Berita tentang klaim Filipina tersebut mengherankan. Malah, setelah saya
tanya kepada Pak Menlu dalam Raker dengan Komisi I DPR tadi, diperoleh
kejelasan bahwa klaim resmi Filipina itu tidak ada," ujarnyaya lagi.

Dijelaskan juga, Filipina tidak ada langkah apa pun mengenai itu. "Mereka
juga tidak mengirimkan surat ke Pemerintah RI tentang klaim tersebut, kata
Yusron Ihza Mahendra mengutip Menlu.

Malahan, menurut Hasan Wirayudha, sebagaimana dikutipnya, pada tahun 1978,
Menlu Mochtar Kusumaatmadja dan Menlu Filipina R Manglapus sudah
menandatangani perjanjian.

"Isi perjanjian itu menyatakan, bahwa Miangas adalah pulau yang masuk
wilayah NKRI. Dari situ saya jadi lega. Tetapi, sekaligus berinisiatif untuk
mendesak Pemerintah serta aparat keamanan, agar meningkatkan penjagaan
terhadap pulau-pulau terdepan, sebagaimana telah saya sampaikan dalam rapat
bersama KSAD lalu. Kami juga minta KSAD mempercepat pembangunan hubungan
udara di Miangas," tegas Yusron Ihza Mahendra. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke