http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2009030205514544
Senin, 2 Maret 2009
FORUM EKONOMI ISLAM: Negara Muslim Harus Menggalang Kekuatan
JAKARTA (Lampost): Dengan kekayaan alam yang dimiliki sebagian besar
negara muslim, harusnya bisa menggalang untuk maju. Hal tersebut diungkapkan
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan pidato pada pembukaan World Islamic
Economic Forum di Ritz Chaltron, Jakarta, Minggu (1-3).
Kalla mengaitkan kepada kultur Islam dalam perdagangan. Dia mengatakan
bahwa dalam Islam falsafah perdagangan adalah transaksi riil (nyata). "Maka
tidak heran bila negara Islam tidak menghadapi masalah serius pada krisis
dibandingkan negara lain," kata dia.
Kalla juga mengatakan pada dasarnya banyak negara muslim yang mempunyai
sumber daya alam yang bagus, khususnya minyak. Namun, bila tidak disertai
dengan kemampuan kewiraswastaan yang tingggi dan koneksi yang banyak, maka
tidak akan berjalan.
Selain itu sebaiknya dalam berdagang juga tidak terbatas dengan batas
agama saja. "Soalnya kita mempunyai tujuan yang sama. Ingin sejahtera,"
ungkapnya.
Dengan adanya forum ini, lanjut Kalla, negara-negara muslim menggalang
untuk maju. "Dengan adanya SDM dan SDA yang kuat, mari kita menggalang untuk
maju," kata dia.
Sementara itu, Chairman WIEF Foundation Tun Musa Hitam mengatakan bahwa
banyak negara muslim mempunyai permasalahan dengan produksi makanan yang
cenderung rendah.
Apalagi dengan perubahan yang sangat fluktuatif pada harga barang dunia,
seperti harga minyak, menyebabkan banyak negara muslim mau tidak mau melakukan
impor makanan. Maka stabilitas energi dan manajemen air yang bagus menjadi
sesuatu yang amat penting untuk dibahas. "Khususnya untuk pemerintah, harus
memikirkan hal ini secara serius," pungkasnya. n MI/N-2
[Non-text portions of this message have been removed]