http://www.lapan.go.id/doc_news/19-02-09.htm


*Penutupan Training ALOS

Kolaborasi Penelitian Penginderaan Jauh Perlu Ditingkatkan*


*Lapan* dan *Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA)* mengakhiri training
ALOS periode kerjasama 3 tahun, Kamis (19/02) di Pekayon, Jakarta. Pelatihan
ditutup oleh *Kepala Pusat Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi
Penginderaan Jauh (Kapusbangja), Dra. Ratih Dewanti, M. Sc*. Penutupan
training juga dihadiri oleh pengajar dari JAXA Dr. Makoto Ono dan Masatoshi
Kamei dari Remote Sensing Technology Center of Japan (RESTEC).

Kapusbangja berharap dengan adanya pelatihan dapat menambah kemampuan
peserta dalam memanfaatkan data ALOS. ”Bagi yang sudah punya dasar
pengetahuan mengenai ALOS, kesempatan ini dapat meningkatkan pemahaman dalam
menggunakan data tersebut,” Ratih Dewanti menambahkan. Kapusbangja juga
mengatakan, pelatihan ini dapat menjadi pemicu bagi para peserta untuk
mempelajari dan menekuni lebih lanjut strategi untuk memperoleh data radar.
Data radar yang dihasilkan ALOS memiliki banyak perbedaan dengan data optik.
”Jadi cara berpikir kita tidak bisa begitu saja disamakan dengan cara
mengolah data radar,” tegas Ratih Dewanti.


Selain Lapan, ada kegiatan lain yang dikoordinir oleh Lapan, BPPT,
Bakosurtanal, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Instansi-instansi tersebut bergabung dalam eksplorasi data ALOS, terutama
radar. Awalnya eksplorasi tersebut digunakan untuk kepentingan vulkanologi,
tetapi saat ini penggunaannya berkembang lebih luas lagi. ”Kita juga
kembangkan untuk data lainnya misalnya untuk pergerakan tanah, banjir, dan
longsor,” kata Kapusbangja.


Menurut Ratih Dewanti, untuk tahun berikutnya Lapan berupaya mengadakan
kerjasama atau kolaborasi antarinstansi dalam bidang penginderaan jauh.
Beberapa instansi seperti Lapan, Bakosurtanal, BPPT, dan ESDM masing-masing
melakukan penelitian penginderaan jauh. Namun, Ratih berpendapat, tidak
banyak yang dapat diperoleh dari pekerjaan yang dilakukan sendiri-sendiri
tersebut. ”Kita tidak bisa menghasilkan sesuatu yang besar dibanding
kebutuhan untuk memonitor negara kita yang sangat luas. Jadi kita memang
perlu bersinergi dan meningkatkan kolaborasi antar instansi,” kata
Kapusbangja.

Sumber: Humas/Meg


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke