Jawa Pos

 

[ Sabtu, 07 Maret 2009 ] 

Demonstran Inggris Siram Wajah Menteri Perekonomian 


LONDON - Kebebasan mengeluarkan pendapat memang dijamin di Inggris. Namun, apa 
yang dilakukan pengunjuk rasa Leila Deen terhitung nekat. Saat mengungkapkan 
protes kepada Menteri Perekonomian Lord Peter Mandelson kemarin (6/3), aktivis 
lingkungan dari LSM Plane Stupid itu menyiram wajah sang menteri dengan segelas 
minuman. Anehnya, Deen tidak mendapatkan hukuman apa pun. 

Insiden yang membuat malu menteri utama kabinet Perdana Menteri Gordon Brown 
itu terjadi saat dia berjalan menuju mobilnya setelah menghadiri seminar 
lingkungan di Royal Society, London. Saat itulah, Leila Deen menghadang 
Mandelson. Seorang saksi mata mengatakan, keduanya kemudian bertukar kata 
dengan sengit. Deen memprotes kebijakan Mandelson yang mengizinkan perluasan 
landasan pacu Bandara Heathrow sehingga memperparah emisi karbon dari pesawat.

Entah apa yang dikatakan Mandelson sehingga kemarahan Deen memuncak dan 
mendorongnya memindahkan isi gelas yang dipegang ke wajah Mandelson. Tak ada 
satu pun polisi yang berusaha mencegah ulah anarkis itu. Akibatnya, seluruh 
wajah menteri yang juga ketua Komisi Perdagangan Uni Eropa itu berlumur cairan 
berwana hijau.

Juru bicara Scotland Yard, Dinas Kepolisian Inggris, menyatakan bahwa pihaknya 
tidak bisa melakukan tindakan apa pun kepada Deen karena tidak ada pernyataan 
keberatan atau tuntutan dari sang menteri. ''Kami baru bertindak begitu laporan 
masuk,'' ujar pernyataan resmi Scotland Yard.

Setelah insiden, meskipun sempat kaget, Mandelson terlihat tidak ingin 
memperpanjang masalah. Dia memilih kembali masuk ke gedung untuk mengganti 
mantel dan dasinya yang basah. Sepuluh menit kemudian dia keluar lagi menuju ke 
mobilnya sambil melambaikan tangan ke fotografer. ''Jika Anda protes demikian, 
kami sulit mengerti maksudnya,'' ujarnya, lantas tersenyum. 

Deen kepada wartawan mengatakan, dirinya melempar sang menteri dengan custard, 
minuman yang dibuat dari campuran telur, susu, dan gula. Jika di Indonesia, 
kemungkinan seperti STMJ (susu, telur, madu, dan jahe). ''Peter Mandelson 
mencoba tidak mengerti dengan apa yang saya protes. Dan, itulah balasan yang 
setimpal bagi dia,'' kata perempuan asal Brighton itu

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke