http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/03/08/19313991/
Investasi Kelautan Indonesia Makin Kompetitif
Minggu, 8 Maret 2009 | 19:31 WIB
JAKARTA, MINGGU - Masuknya investor asal Korea Selatan (Korsel) membuat
investasi di sektor kelautan Indonesia makin kompetitif.
"Karena sekarang bukan hanya Jepang saja yang bermain di sini," kata Sekjen
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Widi Agoes Pratikno di Jakarta, Minggu
(8/3).
Menurut Widi, Indonesia saat ini masih secara sporadis memperkenalkan investasi
di sektor kelautan ini ke banyak negara. Dengan masuknya investasi dari Korsel
maka posisinya akan menjadi kompetitor dari Jepang, yang sudah lebih dulu
berinvestasi di sektor ini. Meski bukan di bidang yang sama.
Jepang sendiri, belum masuk ke bidang bioteknologi, namun kehadiran Korsel
diharapkan dapat membuat sektor kelautan menjadi atraktif. "Karena kalau dari
dunia barat umumnya pembiayaannya lebih mahal, karena itu kita pilih Jepang dan
Korea," tambah Widi.
Ke depan kerja sama dengan Korsel akan makin berkembang tidak hanya sekedar
pemanfaatan bioteknologi rumput laut menjadi energi ramah lingkungan, tetapi
juga teknologi untuk produk-produk kelautan.
"Tidak cuma produk makanan dari rumput laut, bisa juga obat-obatan. Kalau
berapa investasinya, nanti bisa difollow up lagi," tambah Widi.
Proyek kerja sama antara Korsel dengan Indonesia dalam pengembangan rumput laut
untuk energi terbarukan mulai memasuki tahap riset di Lombok.
Dari MoU Indonesia-Korsel riset hingga produksi atau implementasi akan
dilakukan dalam waktu tiga tahun.
BNJ
Sumber : Antara
[Non-text portions of this message have been removed]