http://regional.kompas.com/read/xml/2009/03/10/02434589/Pohon.Pisang.37.Jantung.Bawa.Rezeki

Pohon Pisang 37 Jantung Bawa Rezeki
 
Tribun Pekanbaru/Hendra Efivanias
Warga Desa Merempan Hilir, Kecamatan Mempura heboh. Sebatang pohon pisang milik 
pasangan suami-istri Jalaludin alias Angok (45) dan Sainah (40), tumbuh dengan 
37 jantung. 
/Selasa, 10 Maret 2009 | 02:43 WIB

WARGA Desa Merempan Hilir, Kecamatan Mempura heboh. Sebatang pohon pisang milik 
pasangan suami-istri Jalaludin alias Angok (45) dan Sainah (40), tumbuh dengan 
37 jantung. Hingga Senin (9/3), puluhan warga, baik dari dalam maupun luar Desa 
Merempan Hilir, Kabupaten Siak, silih berganti melihat pohon pisang 37 jantung 
itu.

Di sekeliling pohon pisang itu sudah dipasang pagar oleh pemiliknya. Selain itu 
juga tersedia kotak bagi warga yang ingin menyumbangkan uangnya setelah melihat 
pohon pisang berjantung 37. Namun, sumbangan tersebut sifatnya sukarela. 

Jika ada masyarakat yang tidak mau menyisihkan uangnya, tetap diperbolehkan 
untuk melihat fenomena alam yang jarang terjadi tersebut. "Pohon itu kan dibuat 
oleh Tuhan. Jadi siapa saja boleh menengok," ucap Sainah dengan logat Melayunya 
yang kental.

Uang hasil sumbangan itu, kata Sainah, digunakan untuk masjid yang ada di desa 
mereka serta untuk membantu ekonomi keluarganya. Apalagi, saat ini, suaminya, 
Angok tidak bisa aktif menafkahi keluarga karena mengalami kelumpuhan selama 
dua tahun terakhir. Sedangkan dua dari lima anaknya saat ini masih berstatus 
pelajar SD. "Dengan uang yang diberikan masyarakat, bisa bantu-bantu beli baju 
dan sepatu anak saya yang masih sekolah," ungkap Sainah. 

Kepada Tribun, Sainah mengaku sudah menanam pohon pisang di sekitar rumahnya 
mulai dua tahun lalu. Awalnya, pohon pisang itu tumbuh dengan normal, sampai 
akhirnya sekitar tiga minggu lalu menampakkan keanehan. Di mana, jantung di 
salah satu pohon pisangnya berjumlah 37.
Namun, sebelum pohon pisang ini memiliki 37 jantung, Angok suaminya mengaku 
pernah bermimpi didatangi seorang perempuan setahun yang lalu. Dalam mimpi 
Angok, perempuan tersebut berpesan agar pohon itu dijaga.

Pertanda lain juga dialami Siti, tetangga Sainah. Menurut Sainah, tetangganya 
itu pernah melihat seorang perempuan berkulit putih dan berambut panjang tengah 
berdiri di dekat pohon itu. Namun, perempuan tersebut langsung menghilang saat 
Siti ingin menyampaikan kepada Sainah.

Hal itu, menurutnya, tidak sempat membuat ia curiga atau merasa aneh. Hanya 
saja, setelah melihat pohon pisang itu memiliki 37 jantung, barulah Sainah 
menduga penampakan perempuan tersebut sebagai suatu pertanda.
Sampai saat ini, Saidah tetap mempertahankan pohon pisang tersebut berada 
sekitar satu setengah meter dari bangunan rumahnya. Orang-orang yang ingin 
melihat peristiwa aneh ini dipersilahkan berdiri di luar pagar yang mengeliling 
pohon. (Hendra Efivanias)




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke