Ya, Bu. Tolong jawab Pitung, Bu.
Jarang-jarang dia nanya urusan pembangunan 
dan kegiatan sekuler, Bu.

Memangnya kalau MRT sudah jadi, 
urusan akhiratnya lancar, Bu?
Kenapa nggak membangun masjid aja, Bu?

Memangnya kalau MRT jadi,
umat terjamin masuk surga, Bu?
Kenapa harus membangun MRT, Bu?

Kenapa kita nggak menghajar Ahmadiyah aja, Bu 
kita akan semakin disayang Allah, Bu?

Kenapa nggak mengusir zionis dan antek-antek Amerika aja, Bu..?

Bu, tolong, Bu. 
Jarang-jarang Pitung sepinter sekarang.
he..he..he...





--- In [email protected], si pitung <sipitun...@...> wrote:
>
> REFLEKSI: "memangnya kalo MRT dah jadi, sistem transportasi ibukota PASTI 
> lancar & nyaman bu?"
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Sandy Dwiyono <masboy2...@...>
> To: [email protected]; [email protected]
> Sent: Thursday, March 26, 2009 3:06:54 PM
> Subject: [ppiindia] Sri Mulyani: Masyarakat Tunggu MRT
> 
> 
> http://www.antara. co.id/arc/ 2009/3/25/ sri-mulyani- masyarakat- tunggu-mrt/
> 
> *Sri Mulyani: Masyarakat Tunggu MRT*
> 
> *Jakarta* (ANTARA News) - *Plt Menko Perekonomian/ Menkeu Sri Mulyani
> Indrawati* mengatakan, sistem transportasi massal Jakarta (MRT) merupakan
> sarana yang ditungu-tunggu masyarakat sehingga Pemprop DKI Jakarta harus
> sungguh-sungguh merealisasikan infrastruktur itu.
> 
> "Percuma punya gubernur bergelar insinyur kalau tidak bisa menyelesaikan
> masalah transportasi di ibukota," kata Sri Mulyani dalam penandatanganan
> perjanjian penerusan hibah dari pemerintah kepada Pemprop DKI Jakarta di
> Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu petang.
> 
> Penandatanganan penerusan hibah untuk pembangunan MRT itu dilakukan oleh
> Dirjen Perimbangan Keuangan Depkeu Mardiasmo dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi
> Bowo.
> 
> Sri Mulyani menyebutkan, Indonesia sudah masuk ke dalam negara-negara dengan
> income per kapita kelompok menengah tetapi hingga saat ini belum memiliki
> sarana transportasi massal yang handal.
> 
> "Masyarakat tidak ingin hanya melihat penandatanganan penerusan hibah ini,
> mereka menginginkan sebentar lagi ada sarana transportasi massal yang
> efisien, aman, comparable dengan negara lain," katanya.
> 
> Sri Mulyani mengakui, pelaksanaan proyek MRT memang akan sangat rumit
> sehingga pembuat kebijakan perlu mengerahkan segala kemampuannya.
> 
> "Pemerintah pusat akan berusaha semaksimal mungkin membantu pemda termasuk
> dalam perubahan peraturan perundangan yang diperlukan," katanya.
> 
> Berdasar Loan Agreement Nomor IP-536 tanggal 25 Juni 2008 antara Pemerintah
> Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA), pemerintah akan
> menerima dana pinjaman senilai 1,869 miliar yen untuk mendanai kegiatan MRT.
> 
> Panitia Anggaran DPR pada awal Desember 2008 menyetujui usulan penerusan
> hibah (ongranting) dari Jepang kepada Pemprop DKI sebesar 758 Juta yen.
> 
> Penandatangan hibah itu merupakan salah satu syarat untuk penandatangan loan
> agreement kedua yang akan dilaksanakan pada akhir Maret 2009, dari 4 tahap
> penyaluran pinjaman JICA untuk MRT.
> 
> Proyek MRTB Jakarta akan dibangun membentang dari Lebak Bulus di Jaksel dan
> Dukuh Atas di Jakarta Pusat sepanjang 14,5 km. Empat km di antaranya (4
> stasiun) di bangun di bawah tanah dan 10,5 km dibangun melayang di atas
> jalan (8 stasiun).
> 
> Proyek tersebut merupakan tahap pertama dari rencananya 3 tahap pembangunan
> MRT di Jakarta. Tahap 2 adalah dari Dukuh Atas ke Kota, dan tahap 3 adalah
> jalur Timur-Barat.
> 
> Untuk pembangunan tahap 2 dan 3 saat ini sedang dalam pembuatan feasiblity
> study. Seluruh pembangunan dan pengoperasian sistem MRT Jakarta dilakukan
> oleh PTB MRT Jakarta yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta.
> 
> Penyusunan desain dasar pembangunan MRT akan dimulai April 2009 dan
> ditargetkan selesai Februari 2010. Proses tender proyek ditargetkan selesai
> pada akhir 2010 sedangkan proses pembangunan fisik dimulai awal 2011 dan
> beroperasi pada awal 2016.(*)
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
>    
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke