http://www.kaltengpos.com/berita/index.asp?Berita=UTAMA&id=52547

Selasa, 7 April 2009

Fokker 27 Jatuh, 24 Tewas
Anak Pangdam Iskandar Muda Turut Jadi Korban


BANDUNG - Peristiwa naas terjadi di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Senin 
(6/4) pukul 12.36, pesawat TNI AU Jenis Fokker 27 terbakar dan menabrak hangar 
air craft services (ACS) milik PT Dirgantara Indonesia. 

Dipastikan, sebanyak 24 penumpangnya tewas seketika. Enam korban merupakan kru 
pesawat, sedangkan 18 orang lainnya merupakan anggota Pasukan Khas (Paskhas) 
TNI Angkatan Udara. 

Insiden terjadi saat cuaca Kota Bandung dilanda hujan lebat. Diduga, pendeknya 
jarak pandang membuat pesawat menabrak hangar ACS. Namun, hingga siang kemarin, 
TNI AU belum bisa memberikan keterangan resmi terkait musibah tersebut. 

Kepala Staf TNI AU Marsekal Soebandrio mengatakan, peristiwa maut itu, terjadi 
pada pukul pukul 12.36, dengan kecepatan angin 20 knot dan jarak pandang 12 km. 

"Pesawat diketahui akan landing dari arah barat, sedangkan kondisi cuaca sangat 
buruk. Dan secara prosedural, pilot telah meminta bantuan ke tower atas kondisi 
cuaca buruk itu. Namun, musibah itu tidak terhindarkan," jelasnya saat 
menggelar keterangan pers di Bandara Husein Sastranegara, kemarin malam. 

Menurut Soebandrio, kru dan seluruh penumpang pesawat meninggal semua. Korban 
terdiri dari 6 orang air-crew dan 18 siswa penerbang. "Awalnya pesawat terbang 
dari Husein Sastranegara ke Lanud Sulaiman Soreang, kemudian kembali ke 
Husein," jelasnya. 

Pesawat itu, kata dia, diterbangkan pilot Kapten Penerbang I Gede Agus Tirta 
Santosa dengan co-pilot Letnan Penerbang Yudho. Korban terakhir ini, tercatat 
sebagai putra Pangdam Iskandar Muda. 

"Saya turut berduka cita atas semua korban insiden itu. Misi pesawat itu, 
orientasi awal siswa Penerbang Lanjut Tempur (PLT) Angkatan XXXIII. Siswa 
termasuk ke dalam Paskhas TNI AU," katanya. 

Sementara itu, Direktur Operasional PT Dirgantara Indonesia Bambang Wirastiko 
menegaskan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban kru hangar. Kendati 
demikian, beberapa pesawat yang ada dihanggar terkena reruntuhan atap hanggar. 
Yakni, pesawat Deraya NC 212/200, Boing 737 milik Batavia Air, Boing 737 milik 
Adam Air, pesawat CN 235 milik PT DI serta satu unit Helikopter Single 
Robinson. 

"Pada saat kejadian, di hangar kosong tidak ada kru yang bekerja. Karena saat 
itu jam makan siang," ujar Bambang. 

Namun, kata dia, pesawat Deraya NC 212/200 yang sedang dalam perbaikan, kata 
Bambang, mengalami kerusakan cukup parah. Sebab, pesawat tersebut terkena 
center wing pesawat yang jauh. "Bativia juga mengalami sedikit kerusakan, tapi 
tidak terlalu parah," ucapnya. 

Sementara itu, halaman parkir ACS Gate KPI 2, terlihat dijaga petugas TNI AU. 
Mereka tidak berkenan mengjinkan wartawan untuk masuk dengan alasan sedang 
melakukan proses evakuasi dan cukup membahayakan bila dilihat dari jarak dekat. 

Sedangkan, pada proses evakuasi, terlihat sejumlah ambulan dari berbagai rumah 
sakit datang. Di samping itu, pemadam kebakaran juga terlihat terus 
berdatangan. 

Kejadian tersebut cukup mengagetkan warga sekitar Bandara Husein Sastranegara. 
Mereka berbondong-bondong ingin melihat lebih dekat kejadian yang menewaskan 24 
korban itu. 

Ayi, salah seorang warga, mengaku, mendengar suara ledakan cukup keras di 
sekitar bandara. "Saat itu saya sedang mencoba memarkirkan kendaraan di salah 
satu mall kawasan Pasteur. Saya baru sadar ada kecelakaan ketika ada ledakan 
besar dan api besar di atas hangar," terangnya. 

Sedangkan Muhamad, warga lainnya, mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur 
kawasan itu, membuat jarak pandang cukup gelap. "Saya sendiri tidak bisa 
melihat cukup jauh. Tapi saya juga melihat bola api cukup besar namun kembali 
mengecil karena diguyur hujan besar," ucapnya. (rie/jpnn) 

Nama 24 Korban Tewas: 
Pilot : Kapten Gede Tirta 
Co Pilot : Letda Yudo Pramono 
Awak: 
Letda Rahmat 
Serda Dadang 
Serda Bachtiar 
Serda Naska Robert 
Penumpang: 18 Paskhas 
1. Lettu Psk Baso Nai 
2. Lettu Psk Wahyu Nanik Sardi 
3. Lettu Psk Dhani Ariadi 
4. Letda Psk Richie Desipratika 
5. Serda Erwan Susanto 
6. Pratu Ari Purwanto 
7. Pratu Abdul Kadir 
8. Pratu Didik Kurniawan 
9. Pratu M. Imron 
10. Pratu Teguh Widodo 
11. Pratu Danang Tetuko M 
12. Pratu Darmanto 
13. Prada Didik Cahya 
14. Prada Heru Kustanto 
15. Prada faisal Reski 
16. Prada Ibnu Setiawan 
17. Prada Erwin Agus Untoro 
18. Prada Dedi Jati Kuncoro 

Pesawat yang di Dalam Hangar 
1. Pesawat Deraya Tipe NC 212-200 
2. Boeing 737 Adam Air 
3. Boeing 737 Batavia Air 
4. CN 235 PT Dirgantara Indonesia (DI) 
5. Helikopter Single Robinson 
* Kerusakan paling parah terjadi pada pesawat Deraya yang tertimpa center wing. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke