http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=3&dn=20090407113854

*PANGDAM ISKANDAR MUDA : TNI TETAP kOMIT PADA PRINSIP NETRALITAS*
Oleh : Pendamim

07-Apr-2009, 13:10:22WIB

*Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI
Soenarko* menegaskan bahwa seluruh jajaran TNI tetap komit pada prinsip
netralitas dalam Pemilu 2009. Karena itu, pihaknya akan memberikan sanksi
terhadap Danramil Simpang Keuramat dan segenap anggotanya yang terlibat
dalam kasus penurunan bendera parpol di Simpang Keuramat, Aceh Utara, Selasa
(3/3).

Penegasan itu disampaikan Mayjen Soenarko, melalui Kepala Penerangan Kodam
(Kapendam), Mayor CAJ Dudi Dzulfadli dalam pernyataan persnya, Rabu (4/3).
“Apapun alasannya yang telah diperbuat oleh oknum anggota TNI menurunkan
bendera parpol adalah tindakan yang salah dan di luar kewenangan TNI. Memang
penurunan bendera parpol merupakan kesepakatan muspika dan PPK, tetapi
anggota koramil telah salah bertindak karena melakukan upaya eksekusi
sendiri. Tidak ada kewenangan bagi TNI untuk mencabut bendera parpol”, tulis
Kapendam dalam siaran persnya.

Dikatakan, aturan sudah jelas dalam netralitas TNI bahwa setiap komandan
satuan wajib mengawasi kegiatan anggota dan keluarganya di lingkungan
masyarakat untuk mencegah hal-hal yang negatif, sekaligus mencegah kegiatan
yang terkait dengan politik praktis. “Kami tegaskan kembali bahwa TNI
bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada
kegiatan politik praktis. Setiap pelanggaran tentang hal itu, akan dikenai
sanksi”, ujar Kapendam.

Juga ditegaskan, Kodam Iskandar Muda tetap komitmen menegakkan aturan dengan
tetap menggunakan prinsip reward and punishment. Siapa yang bersalah harus
ditindak sesuai aturan hukum. “Dalam netralitas TNI disebutkan setiap
komandan satuan harus memberikan sanksi apabila anggotanya melakukan
pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan (Netralitas TNI).
Dandim 0103/Aceh Utara, Komandan Koramil Simpang Keuramat dan segenap
anggotanya (yang terlibat) tersebut akan diproses dan diberikan sanksi
sesuai ketentuan yang berlaku”, demikian Kapendam yang memberikan keterangan
pers atas nama Pangdam IM.

Dalam siaran pers itu, Kapendam juga merilis kronologis kejadiannya kasus
tersebut. Pada tanggal 2 Maret 2009 pukul 22.00 WIB, telah dilaksanakan
penertiban atribut parpol pemilu 2009 di wilayah Kecamatan Simpang Keramat,
Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya, tanggal 17 sampai 25 Pebruari 2009 telah
dilaksanakan sosialiasi dalam rangka pemilu 2009 yang melibatkan unsur
Muspika dan pimpinan parpol di wilayah itu, tetapi pimpinan PA tidak hadir.

Adapun isi materi sosialisasi adalah : 1) Dalam demokrasi politik jangan ada
teror, intimidasi serta pemaksaan pada masyarakat serta
perusakan/pengambilan alat peraga parpol peserta Pemilu 2009. 2) Apabila
ditemukan salah satu di antara bendera parpol ada yang hilang, maka semua
komponen masyarakat berjanji dan komit untuk menertibkan atau
mengambil/mencabut/membersihkan seluruh bendera parpol yang ada di wilayah
tersebut.

Pada tangggal 2 Maret pukul 22.00 WIB, Muspika Simpang Keuramat mendapatkan
laporan bahwa ada bendera parpol (Demokrat 20 lembar, Golkar 10 lembar) yang
hilang dan tidak terpasang lagi di jalan Pase 2, di sekitar Polsek Simpang
Keuramat. Atas hasil komitmen Muspika, sesuai hasil sosialisasi yang
dilaksanakan Muspika dan PPK, maka Muspika Simpang Keuramat melaksanakan
pembersihan dan pencabutan seluruh bendera parpol yang telah terpasang di
wilayah kecamatan Simpang Keuramat.

Pada tanggal 2 Maret 2009 pukul 23.15 WIB, Muspika Kecamatan Simpang
Keuramat memanggil dan mengumpulkan seluruh ketua parpol untuk membahas
tentang pencabutan bendera parpol tersebut. Namun setelah satu jam, seluruh
ketua parpol hadir kecuali ketua PA, sehingga masih belum tuntas. “Saat ini
bendera parpol diamankan oleh Muspika di kantor Kecamatan Simpang Keuramat,
terdiri dari: Golkar 21 lembar, Demokrat 23 lembar, PPP 10 lembar, PA 117
lembar,” demikian isi siaran pers tersebut. (Pendamim/Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke