http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/04/07/17321987/pemerintah.optimistis.pertumbuhan.ekonomi.kuartal.i.lebih.dari.46.persen

*Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Lebih Dari 4,6 Persen
*
Selasa, 7 April 2009 | 17:32 WIB


*JAKARTA, KOMPAS.com* - *Pemerintah *optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal
I tahun 2009 bisa mencapai lebih dari 4,6 persen. Ini berarti lebih tinggi
dibandingkan proyeksi *Bank Indonesia (BI)* yang hanya 3-4 persen sepanjang
tahun 2009 .



Hal tersebut disampaikan *Menkeu Sri Mulyani Indrawati*, di Gedung Depkeu,
Jakarta, Selasa (7/4).



"Kalau kita lihat dari proyeksi selama ini kita sudah lihat dan sampaikan ke
publik, tahun 2009 akan melemah. Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama bisa
4,6 persen atau slightly bisa diatas itu," kata Menkeu.



Menkeu mengatakan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menunjukkan level
konsumsi yang masih cukup kuat. Pertumbuhan konsumsi meningkat seiring masa
kampanye dan Pemilu yang tengah berlangsung. Hampir semua partai politik
mengeluarkan dana secara masif yang langsung diguyurkan dalam berbagai
aktivitas.

"Masa pemilu yang masih akan berlanjut sampai pilpres bulan Juli ini, akan
menimbulkan dampak positif. Itu sedikit banyak mempengaruhi pola pertumbuhan
konsumsi dalam negeri," tuturnya.



Menkeu menyebut, pertumbuhan konsumsi yang diprediksikan BI turun menjadi
4,1 persen dinilai kurang sesuai dengan tren kenaikan PPN.



Selain itu, pada bulan Februari, dampak penurunan BBM juga masih dirasakan,
kenaikan gaji pegawai negeri, TNI Polri sebesar 15 persen dan gaji guru yang
naik 15 persen serta tambahan tunjangan fungsional yang tinggi akan memicu
konsumsi.

"Jumlah guru yang pegawai negeri dan non pegawai negeri, mendapatkan
tunjangan yang relatif cukup banyak. Semua faktor ini kalau dikombinasikan
dengan berbagai faktor pemilu dan tambahan stimulus, memungkinkan
pertumbuhan konsumsi kita ada di level diatas BI," ujarnya.



ANI


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke