Setelah berhasil swasembada beras dan bahkan mengekspor beras, kini
dilanjutkan dengan swasembada jagung. Luar biasa. Prestasi demi prestasi
terus dicapai.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2009/4/8/indonesia-sudah-swasembada-jagung/

08/04/09 16:51

*Indonesia Sudah Swasembada Jagung
*

*Jakarta (ANTARA News)* - *Departemen Pertanian* menyatakan Indonesia sudah
swasembada jagung karena 90 persen kebutuhan nasional sudah bisa dipenuhi
dari produksi dalam negeri.

"Kita sudah swasembada jagung dan kita juga sudah ekspor jagung. Swasembada
bukan berarti nol impornya tapi 90 persen dari kebutuhan itu dipenuhi. Pada
2008 kita juga ekspor," kata Dirjen Tanaman Pangan, Departemen Pertanian,
Sutarto Alimoeso di Jakarta, Rabu.

Pada 2008 Indonesia mengimpor sebanyak 170 ribu ton jagung dan mengeskpor
sebanyak 150 ribu ton. "Ekspornya bisa naik lagi, target produksi tahun ini
sekitar 18 juta ton. Kita mestinya tahun ini bisa ekspor 1 juta ton jagung,"
ujarnya.

Deptan menargetkan peningkatan produksi jagung sebesar 14 persen pada tahun
ini.

Produksi jagung nasional tahun 2008 mengalami kenaikan lebih dari 22 persen
dibanding tahun sebelumnya sehingga mencapai 16,3 juta ton.

"Indikator pertama adalah sudah ada peningkatan luas tanam, indikator kedua
peningkatan produktivitas yang kaitannya dengan penggunaan bibit unggul,"
jelasnya.

Pemerintah memang memberikan subsidi benih kepada petani padi, jagung dan
kedelai. Selain subsidi benih, pemerintah juga memberikan bantuan langsung
benih unggul serta bantuan benih dari cadangan benih nasional.

Selama 2009 ini, Deptan mengalokasikan subsidi benih untuk jagung sebanyak
4.266 ton untuk areal tanam seluas 225.534 hektare. Sedangkan untuk bantuan
benih dari cadangan benih nasional sebanyak 5.5.95 ton untuk areal seluas
353.000 hektare. Alokasi bantuan langsung benih unggul sebanyak 7.610 ton
untuk areal seluas 507.333 hektare.
(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke