http://www.tribun-timur.com/read/artikel/21755


Karena Politik Uang, PKS Gagal di Surabaya
LAPORAN: Kompas.com

Jumat, 10 April 2009 | 20:37 WITA
SURABAYA, TRIBUN - Target perolehan suara PKS sebanyak 13 persen di Surabaya, 
Jawa Timur, tak tercapai. Dugaan maraknya politik uang menjadi penyebab utama 
terpuruknya perolehan suara PKS. 

Demikian diungkapkan Ketua Tim Operasi Palith Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS 
Jawa Timur Muhamad Siroj, Jumat (10/4) di Kantor DPW PKS Jawa Timur, Surabaya.

"Menjamurnya politik uang terjadi di kantong-kantong PKS. Sekitar 40 persen 
suara tak tercapai dari target awal yang kami patok," ucapnya.

Ia mencontohkan, perolehan suara PKS di daerah pemilihan 10, Kabupaten Gresik 
terpuruk. Padahal daerah tersebut merupakan basis utama PKS. Usaha pelatihan 
pemakaian pupuk biogas yang telah dirintis di tempat tersebut kurang 
berpengaruh.

Kasus politik uang ditemukan juga Panwas Pemilu di Kabupaten Blitar. Menurut 
Ketua Panwas Pemilu Jawa Timur Sri Sugeng Pujiatmiko, di tempat tersebut, salah 
satu kader partai tertentu membagikan kupon sebelum pencontrengan dimulai. 
Setelah memilih, warga dapat menukarkan kupon dengan beras.

Berdasarkan hasil hitung cepat PKS di 1.160 TPS, perolehan suara DPR RI 
tertinggi dicapai Partai Demokrat sebanya k 60.883 suara (25,5 persen), disusul 
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 33.707 suara (14,1 persen), dan urutan 
ketiga Partai Golkar 22.055 (9,2 persen). Di bawahnya Partai Kebangkitan Bangsa 
yang memperoleh 21.734 suara (9,1 persen).

PKS sendiri menempati urutan kelima memperoleh suara di tingkat DPR RI sebanyak 
19.079 suara atau delapan persen.(*)
 
Tribun Timur, Selalu yang Pertama 

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: [email protected] 

Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke