Refleksi : PDIP dan Golkar tidak banyak perbedaannya, hanya lambangnya saja yang berbeda. Jadi kalau presiden dari Golkar dan wakil presiden dari PDIP atau sebaliknya, pasti jalannya licin buat wong cilik.
http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=6961 2009-04-14 Capres PDI-P dari Golkar? Pertarungan dalam pemilu presiden (pilpres) mendatang, diperkirakan akan diikuti dua paket capres-cawapres, yakni yang diusung koalisi pimpinan Partai Demokrat dan koalisi pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Partai Demokrat tampaknya tidak terlalu kerepotan, karena mampu mendulang suara signifikan sebagai calon kuat pemenang pemilu legislatif. Partai itu tinggal mencari figur yang pas menjadi cawapres mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebaliknya, Megawati Soekarnoputri yang sejak awal diajukan PDI-P menjadi capres pada Pilpres 2009, harus bersiap menghadapi pertarungan berat melawan SBY. Dengan demikian, koalisi pimpinan PDI-P harus cermat berhitung menyusun paket capres-cawapres. Oleh karena itu, pascapemilu legislatif, kubu Megawati tampak intensif menjalin komunikasi dengan kekuatan-kekuatan yang bisa dirangkul menghadapi pilpres nanti, di antaranya pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto, termasuk dengan tokoh-tokoh Partai Golkar, seperti Sri Sultan Hamengku Buwono X. Menurut sejumlah sumber, melihat dinamika peta koalisi menjelang pilpres, pengajuan nama Megawati sebagai capres belum harga mati. Ada kemungkinan, pada saat-saat akhir, Megawati legowo untuk tidak menunjuk figur lain sebagai capres. Berkaitan hal itu, tidak tertutup kemungkinan salah satu figur Golkar bakal dipercaya menjadi capres dari koalisi pimpinan PDI-P. Jika itu yang terjadi, nama Sultan yang selama ini intensif berkomunikasi dengan kubu Megawati, bisa masuk dalam jajaran yang mungkin dipilih PDI-P. [W-8] [Non-text portions of this message have been removed]

