http://www.sinarharapan.co.id/berita/0904/14/pol09.html

Muncul Wacana Prabowo-Puan



Jakarta - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Suhardi 
menyampaikan, saat ini ada wacana yang berkembang di internal partainya untuk 
menggandengkan Megawati-Prabowo atau Prabowo-Puan Maharani (puteri Megawati) 
dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Suhardi mengatakan hal itu di 
sela-sela mengadiri pertemuan Prabowo-Wiranto di DPP Partai Hanura, Jakarta, 
Senin (13/4). Hanya saja, katanya, hingga kini Gerindra masih tetap mencalonkan 
Prabowo. Tapi, perubahan bisa saja terjadi, tergantung bagaimana desain 
besarnya.


Mengenai opsi kedua, Prabowo-Puan, Suhardi mengatakan, Megawati bisa menjadi 
Ibu Bangsa seperti Lee Kuan Yuew sebagai King Decision Maker. Dalam pertemuan 
Wiranto-Prabowo yang berlangsung selama satu jam lebih itu, Prabowo maupun 
Wiranto mengaku belum membicarakan koalisi. Tapi pada dasarnya, keduanya 
menyatakan memiliki semangat perubahan yang sama untuk Indonesia yang lebih 
baik. 


Bagi Wiranto, dalam waktu dekat ini belum tepat untuk membahas calon presiden 
(capres) dan calon wakil presiden (cawapres) jika sistemnya belum dibenahi. 
"Apa gunanya membahas capres-cawapres kalau sistemnya tidak kita benahi 
terlebih dulu," terang Wiranto.


Sementara itu, DPW PKS DIY menyatakan akan mengusulkan ke DPP PKS agar 
mengusung duet Susilo Bambang Yudhoyono-Hidayat Nur Wahid. ''Kami melihat figur 
Hidayat yang dikenal masyarakat luas sebagai sosok yang hidup sederhana, bersih 
dari korupsi, dan juga merakyat, dibutuhkan Yudhoyono untuk mencapai target 
pembangunan Indonesia ke depan," kata Ketua DPW PKS DIY Ahmad Sumiyanto. 
Menurutnya, duet Yudhoyono-Hidayat merupakan pasangan yang paling menjanjikan 
untuk Indonesia yang lebih baik. Sebab, kedua tokoh tersebut memiliki komitmen 
yang sama kuat dalam pemberantasan korupsi dan menyejahterakan masyarakat. 
(ninuk cucu suwanti/
yuyuk sugarman)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke