Hebat
-----------------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2009/4/16/rupiah-kembali-menguat/

16/04/09 14:42

*Rupiah Kembali Menguat
*

*Jakarta (ANTARA News)* - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot
antarbank Jakarta, Kamis sore, tetap menguat, namun kenaikannya sedikit
dibawah sesi sebelumnya, karena aksi beli rupiah oleh pelaku pasar agak
berkurang.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar naik menjadi *Rp10.780/10.790* per dolar
dibanding penutupan hari sebelumnya Rp10.890/10.900 atau naik 110 poin turun
dibanding sesi pagi yang naik 145 poin.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga di Jakarta, Kamis mengatakan, pasar masih
tetap ramai, karena pelaku pasar tetap membeli mata uang Indonesia itu
sehingga posisi masih di bawah angka Rp11.000 per dolar.

"Kami memperkirakan rupiah akan kembali menguat kalau melihat sentimen
positif pasar yang masih tinggi," ujarnya.

Rupiah, menurut dia, kemungkinan akan kembali menguat hingga mendekati angka
Rp10.500 per dolar, setelah pemerintah berhasil menyerap dana investor lokal
maupun asing dari penerbitan obligasi.

Pemerintah berhasil meraup dana masyarakat sebesar Rp7,5 triliun yang
menunjukkan kepercayaan investor tetap tinggi, ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah Indonesia juga akan menerbitkan obligasi
di Jepang dalam upaya mencari dana murah dalam upaya mengantisipasi makin
berat gejolak ekonomi global.

Upaya pemerintah untuk memperkokoh finansial ini memberikan kepercayaan,
bahwa Indonesia sangat serius dalam menghadapi masalah krisis keuangan
global, ucapnya.

Karena itu, menurut Edwin Sinaga, para pelaku pasar cenderung akan terus
membeli rupiah yang pada akhir pekan ini diperkirakan akan bisa mencapai
angka Rp10.500 per dolar.

Namun, kenaikan rupiah yang terus terjadi kurang disukai, karena akan
menghambat penjualan produk eksportir di pasar ekspor.

"Kami harapkan kenaikan rupiah tidak terlalu cepat, agar eksportir tidak
mengalami kesulitan dan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang
ada," ucapnya. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke