Ide yang mulia. Selain mas kawinnya sejumlah harta, dilengkapi dengan tanam
pohon. Setidaknya menanamkan kesadaran longkungan kepada dua orang yang baru
menikah. Apalagi jika 6 Milyar penduduk Bumi sadar lingkungan, selamatlah
anak cucu kita.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2009/4/16/cnn-liput-pernikahan-yang-tanam-pohon-di-indonesia/

16/04/09 18:47

*CNN Liput Pernikahan yang Tanam Pohon di Indonesia*


*Garut (ANTARA News)* - Resepsi pernikahan pasangan suami istri Santi
Suparwati binti Uting dengan Cucu Supriatna bin Adin di Kantor Urusan Agama
(KUA) Cikajang Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendapatkan liputan khusus dari
televisi CNN, Kamis.

Stasiun televisi "Cable News Network/CNN" yang bermarkas di Atlanta Georgia
AS tersebut, tertarik dengan komitment pasangan pengantin itu, untuk
merealisasikan anjuran Bupati setempat Aceng HM Fikri, yakni melakukan
penanaman pohon bagi pasangan yang menikah, ungkap Pemuka masyarakat
setempat, Apana Bagus.

Sebagai saksi pada pernikahan, masing-masing Bupati Garut dan Kepala
Kandepag HM Firdaus dengan penghulu Rahmat Surur, sedangkan khutbah nikah
disampaikan Muslihat dipandu pengarah acara KH Arifin.

Pada perhelatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan surat pernyataan
kesediaan pasangan pengantin, melakukan penanaman pohon pasca akad nikah,
bahkan secara simbolis Bupati Aceng HM Fikri menyerahkan bantuan bibit
pohon.

Kemudian dilakukan penanaman di Alun-Alun Cikajang, masing-masing oleh kedua
mempelai yang selanjutnya memperoleh buku nikah, Bupati juga Kandepag dan
Kepala Dinas Kehutanan-pun juga melakukan penanaman jenis pohon "eucaliptus"
sebagai kenang-kenangan.

Sementara itu lima crew CNN melakukan pengambilan gambar sejak calon
pengantin pria berangkat dari rumahnya menuju calon pengantian perempuan,
dilanjutkan pada acara "seserahan" (pihak pengantin pria menyerahkan dan
diterima pihak pengantin perempuan).

Demikian pula pada saat akad nikah, penanaman pohon di Alun-Alun dan di
halaman rumah sebagai penyangga longsor, menyusul rumah pihak pengantin
berada di tepi tebing curam, team liputan CNN juga mewawancarai Bupati dan
Kepala Dinas Kehutanan Garut, Ir Edy Muharam.

Edy Muharam juga menyatakan apresiasinya terhadap Kantor Berita ANTARA,
berkat pemberitaan ANTARA dari Garut jauh sebelumnya mengenai surat edaran
Bupati tersebut, ternyata menjadi mendunia bahkan mendapat perhatian khusus
dari radio Netherland, BBC London, juga Kantor Berita Router, katanya.

Bupati Garut Aceng HM Fikri dalam surat edarannya bernomor 522.4/205/Dishut
tertanggal 13 Februari 2009, menyampaikan anjuran penanaman pohon
penghijauan kepada seluruh warga masyarakat terutama pasangan calon
pengantin dan suami istri yang akan bercerai.

Untuk berpartisipasi menanam bibit pohon produktif dengan ketentuan, setiap
pasangan calon pengantin menyediakan bibit pohon produktif minimal sebanyak
10 batang, sedangkan pasangan suami istri yang akan bercerai menyediakan
bibit pohon produktif minimal sebanyak 50 batang.

Kepala Dinas Kehutanan setempat Edi Muharam juga mengharapkan, tradisi
tersebut bisa terus dibudayakan di tengah masyarakat, karena selain untuk
mendukung kelestarian lingkungan sekaligus untuk meningkatkan social ekonomi
masyarakat di masa mendatang.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke