http://www.antara.co.id/arc/2009/4/16/ktt-asean+3-diharapkan-kembali-digelar-dalam-satu-bulan/

16/04/09 16:45

*KTT Asean+3 Diharapkan Kembali Digelar Dalam Satu Bulan
*

*Jakarta (ANTARA News)* - *Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda* berharap KTT
ASEAN+3 dan KTT Asia Timur yang tertunda dapat kembali digelar dalam satu
bulan mendatang.

Hal itu dikemukakan oleh Menlu Hassan kepada wartawan di Ruang Nusantara
Departemen Luar Negeri Jakarta, Kamis, seusai membuka acara "Updates From
The Region".

"Dalam satu bulan semestinya bisa (diselenggarakan lagi) sekalipun tidak
mudah untuk mencari tanggal yang sesuai bagi 16 Kepala Negara/Pemerintahan,"
katanya.

Menurut Menlu, seluruh negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyatakan
kesediaanya untuk membantu pemerintah Thailand --ketua bergilir ASEAN--
untuk menyelenggarakan kedua KTT itu segera.

"Kami semua memiliki kepentingan agar KKT ASEAN+3 dan KTT Asia Timur dapat
segera dirancang kembali," ujarnya.

Menlu mengatakan, terdapat sejumlah agenda mendesak yang memerlukan
kesepakatan tingkat Kepala Negara/Pemerintahan di kawasan segera.

Pertemuan ASEAN+3 antara lain membahas Chiangmai Initiative, yang sangat
diperlukan sebagai jalan keluar bersama ASEAN yang melibatkan Korea Selatan,
Jepang, dan China, dari krisis keuangan global.

Selain Chiangmai Intiative, pertemuan ASEAN+3 juga bermakna untuk
menstabilkan pasar keuangan di Asia Timur dan memulihkan perdagangan serta
investasi akibat krisis keuangan global.

Penundaan kedua KTT tersebut tidak hanya merupakan kerugian bagi pemerintah
Thailand namun juga citra ASEAN di dunia internasional.

Menlu juga mengatakan bahwa ia telah melakukan pembicaraan dengan Sekretaris
Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan guna membahas mengenai hal itu.

ASEAN atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara beranggotakan sepuluh
negara yakni *Indonesia*, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Singapura,
Filipina, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar,

KTT ASEAN+3 dan KTT Asia Timur seharusnya dilaksanakan pada 11-12 April 2009
namun akibat unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan oleh kelompok pendukung
mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra maka kedua KTT tersebut terpaksa
ditunda dan para Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN, termasuk *Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono* dievakuasi dari Pattaya, Thailand.

Pada akhir 2008, pengesahan pemberlakukan Piagam ASEAN yang dijadwalkan
digelar di Thailand terpaksa dilakukan di Sekretariat ASEAN Jakarta,
Indonesia akibat pendudukan dua bandara internasional di Bangkok oleh
kelompok yang menyebut dirinya Aliansi untuk Demokrasi (PAD).

Namun Menlu mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan ke arah
pemindahan lokasi KTT ASEAN+3 dan Asia Timur.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke