RI juga perlu memperkuat armada perangnya, darat, laut dan udara untuk
melindungi wilayah NKRI yang besar. Memperkuat sistem persenjataan adalah
bentuk investasi teritorial.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2009/4/16/china-akan-bangun-kapal-perang-generasi-baru/

16/04/09 13:40

*China Akan Bangun Kapal Perang Generasi Baru*


*Beijing (ANTARA News)*- Angkatan laut China akan membangun  generasi baru
kapal-kapal perang dan pesawat.

*Laksamana Wu Shengli* mengemukakan kepada suratkabar pemerintah China Daily
bahwa angkatan laut China ingin membangun kapal-kapal perang besar ,
kapal-kapal selam siluman dan pesawat jelajah supersonik.

"(termasuk) Rudal-rudal jarak jauh yang lebih akurat, torpedo-torpedo laut
dalam dan peningkatan teknologi informasi," kata Wu.

"Angkatan laut akan membangun sebuah sistem pertahanan maritim yang sesuai
dengan kebutuhan untuk melindung keamanan maritim China dan pembangunan
ekonomi," kata Wu.

Suratkabar berbahasa Inggris China Daily digunakan pemerintah untuk
menyampaikan pesan-pesan kepada para pembaca asing.

Koran itu mengutip para tokoh militer China lainnya yang mengatakan bahwa
referensi Wu pada pembangunan kapal-kapal perang besar mengacu pada
rencana-rencana yang telah disiarkan untuk membangun sebuah kapal induk ,
tetapi juga kapal-kapal lainnya yang tidak disebutkan jenisnya.

Menteri Pertahanan China Liang Guanglie yang dikutip media pemerintah bulan
lalu mengatakan China tidak hanya ingin menjadi kekuatan besar global tanpa
memiliki sebuah kapal induk.

Pernyataan-pernyataan Wu juga lebih jauh menunjukkan bahwa para pemimpin
China tidak berniat mundur dengan rencana itu di tengah-tengah keluhan dari
Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya tentang pembangunan militer China yang
dramatis.


China Maret lalu mengumumkan bahwa anggaran pertahannya akan meningkat 15,3
persen tahun ini menjadi 472,9 miliar yuan ( 69 miliar dolar).(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke