http://www.antara.co.id/arc/2009/4/17/sukuk-global-diterbitkan-sekali-selama-2009/

17/04/09 13:57

*Sukuk Global Diterbitkan Sekali Selama 2009*


*Jakarta (ANTARA News)* - Pemerintah hanya akan menerbitkan sukuk global
satu kali saja selama 2009.

"Untuk yang sukuk dalam negeri memang masih ada jadual penerbitan lagi, tapi
kalau yang global dirasa sudah cukup," kata *Direktur Pembiayaan Syariah
Ditjen Pengelolaan Utang Depkeu, Dahlan Siamat *di Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan, jika misalnya memasuki kuartal IV ada indikasi pembiayaan
tidak mencukupi, maka pemerintah dapat menerbitkan sukuk lagi di dalam
negeri.

Ia menyebutkan, masih ada sisa aset yang dapat dijadikan sebagai underlying
aset penerbitan sukuk di dalam negeri.

"Sebenarnya kita bisa menerbitkan sukuk global hingga 700 juta dolar AS,
namun yang kita terbitkan hanya 650 juta dolar AS sehingga masih ada sisa 50
juta dolar AS yang bisa dijadikan tambahan untuk penerbitan sukuk dalam
negeri," katanya.

Mengenai tingkat kupon/imbal hasil sukuk global sebesar 8,8 persen, Dahlan
mengatakan, tingkat yang rendah menunjukkan kondisi pasar yang mulai
membaik.

Sebelumnya Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto mengatakan,
pemerintah menerbitkan sukuk global senilai 650 juta dolar AS.

Jenis suku global yang diterbitkan adalah Indo-Sukuk Al Ijarah/Sale and
Lease Back. Penentuan harga (pricing) sudah dilakukan pada 16 April 2009
yaitu dengan harga at par 100 persen, dengan tingkat kupon tetap sebesar 8,8
persen.

"Tanggal penerbitan dan settlement pada 23 April 2009 dan akan jatuh tempo
pada 23 April 2014," katanya.

Menurut dia, ada kelebihan permintaan terhadap penawaran sukuk global RI
sebesar 7 kali lipat. Total penawaran yang masuk mencapai 4,6 miliar dolar
AS dari 230 investor.

Menurut Rahmat, secara geografis, sukuk global RI sebesar 650 juta dolar AS
terdistribusi ke wilayah Timur Tengah sebesar 30 persen, Asia termasuk
Indonesia 40 persen, Amerika Serikat 19 persen, dan Eropa 11 persen.

Sementara distribusi berdasarkan jenis investor terdiri dari fund manager 45
persen, bank 37 persen, investor ritel 14 persen, asuransi dan dana pensiun
4 persen.

Tujuan penerbitan sukuk global adalah untuk pemenuhan sebagian target
pembiayaan APBN 2009, diversifikasi instrumen pembiayaan, dan memperluas
basis investor sukuk di pasar internasional.
(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke