http://www.antara.co.id/arc/2009/4/17/eropa-prediksi-ekonomi-dunia-pulih-tahun-depan/

17/04/09 14:04

*Eropa Prediksi Ekonomi Dunia Pulih Tahun Depan*


*Tokyo (ANTARA News/Reuters) *- Perekonomian global yang sedang bergolak
menghadapi tahun yang sulit namun akan mulai pulih pada 2010, demikian
*Presiden
bank sentral Eropa (ECB), Jean-Claude Trichet*, Jumat.

Trichet menyatakan harapan ini muncul mengingat krisis ekonomi telah
melewati masa terburuknya yang ditunjukkan dari aksi beli yang aktif di
pasar modal dunia.

"Kepercayaan pasar yang ditunjukkan belakangan ini bertalian dengan
keberanian kita untuk cepat memutuskan dan kelayakan dalam menentukan jalan
keluar," kata Trichet dalam satu pidato di Tokyo seraya menyatakan bulan
depan ECB akan menentukan langkah-langkah luar biasa dalam mendorong
perekonomian.

Di Washington, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Dominique
Strauss-Kahn juga memprediksi pemulihan ekonomi global terjadi pada 2010
setelah tahun ini mampu melalui teritori yang sangat negatif.

"Tentu saja penyelesaiannya berbeda untuk setiap negara, namun mesti ada
respon yang koheren dan terkoordinasi dari masyarakat internasional. Sampai
ini terjadi, upaya-upaya untuk merangsang lagi permintaan agaknya akan
sia-sia," kata Strauss-Kahn.

Harga saham melambung di seantero Asia menyusul aksi beli besar-besaran di
Amerika Serikat sehari sebelumnya yang didorong oleh pencapaian kinerja yang
lebih baik dari perkiraan pada sektor perbankan dan teknologi terutama
JPMorgan
dan Google.

Sementara itu, harga saham di pasar ekonomi berkembang berada di level
tertinggi dalam kurun enam bulan terakhir, yang mendorong para analis berani
menyatakan bahwa bagian terburuk dari krisis mungkin telah berlalu. Meskipun
begitu, banyak negara masih berjuang menghadapi krisis.

Danny Blanchflower, anggota Komite Kebijakan Moneter dari Bank of England
(bank sentral Inggris), menulis dalam satu artikel yang dipublikasikan Jumat
bahwa Inggris menghadapi krisis lapangan kerja.

"Pengangguran meningkat tajam selama 2009. Itu bahkan sangat mungkin menjadi
masalah terbesar pada pemilu mendatang," kata Blanchflower.

Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa menyatakan perekonomian negeri itu
diperkirakan bakal terus memburuk.

Namun pemerintah Jepang telah mengalami peningkatan derajat kepercayaan
konsumen yang diperlihatkan dari data Maret yang menunjukkan tingkat
kepercayaan naik dari rekor terendah dalam tiga bulan sebelumnya. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke