From: Reporter Milist <[email protected]> Subject: [partai_hanura] Terdakwa Kasus Narkoba Disiksa di Sel To: Date: Monday, April 20, 2009, 8:50 AM
Terdakwa Kasus Narkoba Disiksa di Sel "Makanya kalau cengeng jangan jadi preman." Jakarta -- Terdakwa kepemilikan 5.550 butir ekstasi dan 5,2 kilogram sabu-sabu, Mochamad Yusuf alias Kebot, mengaku disiksa 10 lelaki di Rumah Tahanan Cipinang. "Mereka berseragam," kata Kebot kepada Tempo di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis lalu. Kebot tidak tahu alasan pemukulan itu. Namun, salah seorang penyerang sempat menyebut nama Esther. "Oo, rupanya gara-gara kamu jaksa Esther ditangkap," kata Kebot mengulangi ucapan penyerangnya. Saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, mata kiri Kebot tampak biru lebam. Luka bekas sundutan rokok juga terlihat di dada dan perutnya. Kebot ditangkap polisi pada 5 September 2008 dari kamar 1511 Apartemen Paladian, Kelapa Gading. Di kamar itu polisi menemukan 5.550 butir ekstasi dan 5,2 kilogram sabu-sabu. Barang bukti inilah yang belakangan menyeret nama jaksa Esther Tanak dan Dara Veranita. Kedua jaksa ini diduga telah menggelapkan sejumlah barang bukti. Pengacara Kebot, A. Sahroni, mengatakan kliennya dipindahkan dari Rumah Tahanan Salemba ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang pada Selasa lalu. "Setelah sidang di PN Jakarta Utara, baliknya bukan ke Rutan Salemba lagi, tapi langsung dibawa ke Cipinang," ujar Sahroni kemarin. Penyerangan terhadap Kebot terjadi keesokan malamnya. Kebot diseret ke lapangan dan disiksa. Sahroni menuding penyiksaan itu dilakukan petugas sipir penjara. "Mereka kesal karena kasus Esther," kata Sahroni. Dalam sidang, pengacara meminta hakim melindungi kliennya. Ketua majelis hakim Hasby Junaidi Tolib kemudian memerintahkan jaksa untuk memberikan permintaan itu. Seusai sidang, kakak Kebot mendatangi jaksa penuntut umum Erwin Purba untuk meminta perlindungan dari para sipir penjara. "Kami upayakan. Nanti kami minta konfirmasi," kata Erwin. Pengurus Rumah Tahanan Cipinang membantah tudingan anak buahnya menyiksa Kebot. "Ngaco itu," kata Kepala Rumah Tahanan Cipinang Edi Kurniadi. "Dia dipukul oleh tahanan lain." Pemukulan sesama tahanan, kata Edi, sudah biasa terjadi di balik sel. "Tapi tolong bedakan dipukul dengan dipukuli atau disiksa," katanya. Luka akibat pemukulan itu tidak parah sehingga petugas tidak membawa Kebot ke klinik. "Makanya kalau cengeng jangan jadi preman." Menurut Edi, Kebot menghuni ruang isolasi sejak dipindahkan dari penjara Salemba. Berdasarkan catatan, dia sudah tiga kali keluar-masuk Rumah Tahanan Cipinang. "Saat bertemu, saya langsung ingat tampangnya," kata Edi lagi. Edi mempersilakan Tempo berbicara dengan Kebot melalui telepon. Lelaki itu kini memberi pengakuan berbeda. Kebot membantah jika disebut dirinya dipukuli. "Sudah, nggak apa-apa," katanya. Namun, Edi tidak mengizinkan Tempo menemui Kebot secara langsung. "Kalau mau (datang untuk) main, silakan," ujarnya. Tito Sianipar | Reza Maulana http://www.korantem po.com/korantemp o/koran/2009/ 04/18/Metro/ krn.20090418. 162859.id. html -- ************ ********* ********* ********* ****** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya http://reportermili st.multiply. com/ ************ ********* ********* ********* ******* ============ ========= ========= ========= ========= ========= Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/ 5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh reportermilist, bayangkan peluang yang murah dangan prospect yang besar.. Berminat Hubungi Reportermilist@ gmail.com ============ ========= ========= ========= ========= ========= (Iklan) Kunjungan Kapal Perang TNI AL Hari/tanggal : Minggu, 03 Mei 2009 Jam : 08.30 – 14.00 ( datang tepat waktu untuk daftar ulang ) Tempat : Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta Acara : Kunjungan ke Kapal Laut TNI-AL Kapasitas : Terbatas, maksimal 250 orang Biaya : Rp 75.000 per orang. Tetapi bila mendaftar dan membayar sebelum tanggal 22 April , maka akan didiskon 15 ribu, Ikka W. Widowati (021)-5260758 – wis...@wikimu. com Erwin Arianto (021) 8970061 - erwinarianto@ gmail.com ============ ========= ========= ========= ========= ========= Search Engine Terpopuler Anak Bangsa http://djitu. com Gunakan Untuk Kepentingan Anda ============ ========= ========= ========= ========= ========= Ruang Iklan Untuk disewakan ============ ========= ========= ========= ========= ========= [Non-text portions of this message have been removed]

