http://www.presidensby.info/ibunegara/index.php/fokus/2009/04/29/493.html
Rabu, 29 April 2009
Ibu Ani Ajak Istri Bupati Dukung Tugas Suami
Jakarta: Setelah paginya anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh
Indonesia (Apkasi) diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (29/4)
siang giliran para istri anggota Apkasi bersilaturahmi dengan Ibu Ani Bambang
Yudhoyono di Istana Negara.
Istri Ketua Umum Apkasi, Supryhetty Sitinjak Tumanggor, melaporkan bahwa para
istri anggota Apkasi yang hadir siang itu berjumlah 160 orang dari berbagai
kabupaten di seluruh Indonesia. "Kehadiran kami kali ini, selain untuk
bersilaturahmi, kami juga memohon bimbingan serta arahan dari Ibu Ani agar para
istri anggota Apkasi dapat berpartisipasi dalam membangun Indonesia sejahtera,"
kata Supryhetty.
Ibu Ani mengajak para isteri anggota Apkasi diajak menyaksikan tayangan video
Indonesia Sejahtera'. Video itu berisi tentang program-program Ibu Negara dan
SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) yaitu Indonesia Pintar,
Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Peduli, dan Indonesia Kreatif.
Dalam pengarahannya, Ibu Ani menekankan bahwa sebagai istri kepala daerah,
harus ikut bertanggungjawab membantu tugas suami memajukan daerah yang
dipimpin. "Saya kira komitmen kita semua sama, yaitu untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Apalagi para suami kita dipilih langsung oleh
rakyat," kata Ibu Ani.
"Saya yakin ibu-ibu juga mempunyai tugas fungsional sebagai ketua tim penggerak
PKK. Saya juga yakin banyak yang sudah ibu perbuat dengan 10 program pokok PKK.
Kalau semua itu dijalankan dengan baik dan konsekuen pasti akan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat," Ibu Ani menjelaskan.
Ibu Ani memintar agar para istri kepala daerah sering turun ke bawah untuk
melihat langsung apa yang terjadi pada masyarakat dan apa saja yang perlu
dibenahi. "Ibu bisa ikut membantu suami untuk memantau apa yang menjadi problem
masyarakat sekitar serta ikut memikirkan pemecahannya," Ibu Negara menambahkan.
"Saat ini yang masih menjadi masalah masyarakat kita adalah kemiskinan dan buta
aksara. Kemiskinan ini adalah masalah semua negara di dunia termasuk Indonesia.
Amerika Serikat saja yang sudah berusia ratusan tahun juga masih memiliki
masalah dengan kemiskinan. Masih ada 5,97 persen penduduk Indonesia yang masih
buta aksara," ujar Ibu Ani.
Kepedulian untuk membantu memberantas buta aksara inilah yang membuat Ibu Ani
bersama SIKIB membuat program Indonesia Pintar. Ibu Ani berharap, apa yang
sudah dilakukan Ibu Negara dan SIKIB dengan program Indonesia Sejahtera bisa
menginspirasi para istri kepala daerah untuk membuat program di daerahnya.
Pada akhir pengarahannya, Ibu Ani mengingatkan para istri kepala daerah untuk
mengajak masyarakatnya mendaftarkan diri pada DPS untuk Pemilu Presiden
mendatang. "Masyarakat di daerah ibu semuanya diajak memeriksa nama mereka di
DPS," Ibu Ani menerangkan.
Ibu Ani berkesempatan berdialog dengan para istri bupati dipandu Effie
Mardiyanto, isteri Mendagri. Mendampingi Ibu Negara, antara lain, Ketua SIKIB
Murniati Widodo AS, Taty Aburizal Bakrie, Okke Hatta Rajasa, dan Rossi Anton
Apriyantono. (osa)
[Non-text portions of this message have been removed]