http://www.antara.co.id/arc/2009/4/29/ukm-unjuk-gigi-di-adb-meeting/

29/04/09 08:58

UKM Unjuk Gigi di ADB Meeting


Jakarta (ANTARA News) - Produk-produk UKM unggulan daerah dari berbagai wilayah 
di Indonesia akan unjuk gigi dalam acara ADB (Asian Development Bank) Meeting 
yang digelar di Bali 2 hingga 5 Mei mendatang.

"Kami akan memfasilitasi beberapa UKM untuk menampilkan produk kreatif mereka 
dalam event ADB Meeting awal Mei mendatang," kata Deputi Menteri Negara 
Koperasi dan UKM Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha, Ikhwan Asrin, di Jakarta, 
Selasa.

Ia mengatakan, UKM-UKM tersebut merupakan UKM terpilih yang telah mampu 
memproduksi hasil kerajinan terstandar.

Selain itu, UKM terpilih yang akan menampilkan produknya dalam event itu 
merupakan pelaku UKM yang telah mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional.

"Produk kreatif yang akan ditampilkan misalnya aksesoris yang digarap dengan 
ketelitian tinggi dari Bali, produk perhiasan dari Jawa, mutiara yang 
dipadupadankan dengan logam dari NTB, dan garmen fashion beraneka corak," 
katanya.

UKM juga akan menggelar beberapa booth stand yang letaknya sekitar 700 m dari 
hotel tempat dilaksanakannya pertemuan.

"UKM harus tampil dalam mengisi perekonomian di tanah air," katanya.

Pihaknya memang sedang gencar-gencarnya mengisi tahun industri kreatif ini 
melalui program "Aku Cinta Produk Indonesia".

ADB meeting akan berlangsung pada 2-5 Mei 2009 di mana Indonesia akan menjadi 
tuan rumah The 42nd Annual Meeting of The Board of Governors of the Asian 
Development Bank di Nusa Dua, Bali.

Pertemuan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta dari seluruh dunia yang 
terdiri dari kepala pemerintahan, gubernur bank sentral, para menteri keuangan, 
para akademisi, serta media.

Fokus pertemuan ini adalah untuk menangani dampak krisis global kemudian 
mencari jalan keluar bagi negara di Asia sehingga peserta memiliki pemahaman 
yang lebih baik dalam menghadapi krisis.

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan itu untuk kedua kalinya setelah 1976.

Untuk memperkaya program pertemuan ini, beberapa instansi akan membuka stand 
pameran beberapa booth yang diikuti oleh industri.

Selain Kemenkop, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata juga telah menyiapkan 
stand pameran 10 booth untuk menampilkan paket wisata untuk destinasi Bali 
maupun Bali Bayond serta mengisi pertunjukan kesenian pada common stage.
(*)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke