http://www.antara.co.id/arc/2009/4/29/investasi-migas-akan-bertambah-189-juta-dolar/
29/04/09 17:25
Investasi Migas akan Bertambah 189 Juta Dolar
Jakarta (ANTARA News) - Investasi sektor minyak dan gas (migas) dalam tiga
tahun mendatang akan bertambah senilai 189,1 juta dolar AS, menyusul
penandatanganan 11 blok migas yang dijadwalkan pada 5 Mei 2009.
Dirjen Migas Departemen ESDM Evita Legowo di Jakarta, Rabu, mengatakan,
pemerintah juga akan mendapat penerimaan negara secara langsung berupa bonus
tanda tangan senilai 21,65 juta dolar AS dari 11 blok tersebut.
"Jumlah komitmen pasti eksplorasi dari 11 pemenang blok migas mencapai 189,1
juta dolar AS dan bonus tanda tangan 21,65 juta dolar," katanya.
Menurut dia, komitmen investasi senilai 189,1 juta dolar AS yang dikeluarkan
buat kegiatan eksplorasi selama tiga tahun pertama tersebut terdiri dari studi
geologi dan geofisika 12,9 juta dolar, pengeboran 11 sumur eksplorasi 133,45
juta dolar, survai seismik dua dimensi sepanjang 5.892 km 25,232 juta dolar,
dan survai seismik tiga dimensi 1.750 km2 17,5 juta dolar.
Pemerintah pada Rabu ini mengumumkan pemenang tender 11 blok migas yang
merupakan bagian dari penawaran langsung sebanyak 15 blok migas putaran kedua
tahun 2008.
Ke-11 pemenang itu adalah Blok South Block A yang dimenangkan Konsorsium PT
Realto Energi Nusantara dan PT Prosys Oil & Gas International, Blok East Pamai
oleh PT Nana Yamano Technik, Blok West Belida oleh Konsorsium Orchard Energy
Pte Ltd dan PT Bayu Energi Lestari, Blok Terumbu oleh Australian Worldwide
Exploration Ltd, dan Blok South East Madura oleh Konsorsium PT Bama Bumi
Sentosa dan PT Toba Sejahtera.
Selanjutnya, Blok Pasir dimenangi PT Archipelago Resources, Blok South Sesulu
oleh Hess (Indonesia South Sesulu) Ltd, Blok Kofiau oleh Konsorsium Niko
Resources (Overseas IX) Ltd dan Biak Petroleum LLC, Blok Kumawa oleh Konsorsium
Komodo Energy LLC, Marathon Indonesia Ventures Ltd dan Indonesia Kumawa Energy
Ltd, Blok Cenderawasih oleh Konsorsium Esso Exploration International Ltd dan
Biak Petroleum LLC, dan Blok Northern Papua oleh Sarmi Papua Asia Oil Ltd.
Sedang, empat blok migas dari 15 blok yang belum laku dan ditawarkan secara
langsung dalam tender putaran kedua 2008 adalah Blok Penyu, Sokang, Senami
Bahar, dan Sermata.
(*)
[Non-text portions of this message have been removed]